Pekerjakan PK Dibawah Umur, Suami Istri Pengelola Karaoke di GBL Ditangkap Polisi

KBRN, Kendal : Sepasang suami istri, yaitu Agus Kriswanto dan Suryani, pengelola Intan Karaoke di kawasan Gambilangu (GBL) Kaliwungu, Kendal menjadi tersangka tindak perdagangan anak dibawah umur. Pasalnya, karaoke yang dikelolanya diketahui mempekerjakan anak dibawah umur sebagai pemandu karaoke (PK). 

 Saat dimintai keterangan oleh petugas di Mapolres Kendal, Selasa (7/12/2021), kedua tersangka mengaku sebagai suami istri. Ia mendapat bagian dari pemandu karaoke setiap mendapat tamu yang menemani karaoke. "Iya, suami istri," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Daniel A Tambunan mengatakan, pada razia yang dilakukan 22 November 2021, petugas menemukan 4 perempuan dan 3 laki-laki dalam ruang karaoke. Dari hasil pemeriksaan, ternyata 2 dari 4 perempuan tersebut masih di bawah umur sebagai pemandu karaoke. Korban berinisial RPA masih berusia 17 tahun dan PK berusia 16 tahun. 

"Tersangka melanggar Pasal 76 i juncto Pasal 88 undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara," katanya.

Atas kasus ini, AKP Daniel berpesan kepada para orang tua agar benar-benar memperhatikan pergaulan dan memastikan keberadaan putrinya yang bekerja di luar rumah, terutama yang bekerja di luar kota. Pasalnya, kasus perdagangan anak seperti ini sudah berulang terjadi.

Pihak orang tua RPA dan PK di daerah Banjarnegara tidak mengetahui jika anaknya bekerja sebagai pemandu karaoke, karena pamitnya, bekerja sebagai sales di Semarang. “Kasus serupa juga pernah ditemukan di karaoke di kawasan Alas Karet Kecamatan Patean, kepada para orang tua supaya benar-benar memperhatikan keberadaan anaknya,” ucapnya.

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar