Mayat Dibungkus Plastik di Hutan Grobogan, Jenazahnya Diambil Keluarga

KBRN, Grobogan : Jenazah mayat yang terikat dan terbungkus plastik di kawasan hutan Grobogan akhirnya akhirnya teridentifikasi.

Setelah dilakukan autopsi pihak Bidang Dokter Kesehatan (Bid Dokes) Kepolisian Daerah kemudian melakukan pencocokan sidik jari korban. 

Belakangan diketahui korban berinisal DS (32) tersebut merupakan warga Pemalang. Kerabat korban, Yanuar menjelaskan, keluarga mengenali korban dari gelang perak yang dikenakannya. Selain itu, kerudung dan selimut korban yang dibawa dari rumah semakin menguatkan bahwa korban adalah keluarga mereka. 

"Selama ini dia sering mengabari keluarga di Pemalang," tuturnya.

Dia menceritakan, korban yang baru saja cerai, beberapa bulan lalu sempat pulang ke kampung halaman di Pemalang. Kemudian, janda kelahiran 1989 itu pamit kepada keluarganya untuk bekerja di sebuah warung di Semarang.

Menurut dia, pihak kepolisian Grobogan mendatangi kediaman korban di Pemalang, Kamis (14/10/2021) tengah malam. Pihak keluarga kemudian diberitahu kalau anak mereka menjadi korban pembunuhan. 

Seusai diberitahu, keluarga lantas datang ke Grobogan untuk mengambil jenazah yang diduga menjadi korban pembunuhan tersebut.

Jenazah diambil Sabar, orang tua korban ditemani kerabat dan keluarganya dari Pemalang. DS meninggalkan seorang putra semata wayang berusia tiga tahun hasil pernikahan dengan mantan suaminya. 

 Saat ini pihak kepolisian Grobogan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00