Puluhan Nasabah Datangi Polsek Brati, Laporkan KSP di Grobogan

KBRN, Grobogan : Polsek Brati didatangi belasan orang untuk melaporkan dugaan kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan. Mereka tak lain adalah nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Logam Mulia di Kabupaten Grobogan.

Para nasabah ini mayoritas adalah ibu-ibu pedagang pasar yang mempunyai tabungan di KSP Logam Mulia tersebut. Sebelumnya, mereka ingin mengambil tabungan mereka berbentuk deposito di KSP Logam Mulia. Namun, dananya tidak bisa diambil saat mereka mendatangi kantor koperasi tersebut.

Salah satu korban, Eni Widayati  yang berprofesi sebagai pedagang. Eni ikut melaporkan kasusnya ke Polsek Brati.

“Saya depositokan dana Rp 40 juta. Sudah jatuh tempo pengambilan, tetapi pas saya ambil ke kantor, katanya tidak ada uang,” ujarnya.

Namun, karena sudah berbulan bulan tidak ada kejelasan, Eni akhirnya mendatangi Polsek Brati untuk melaporkan kasus yang menimpanya itu.

Perempuan yang tinggal di Desa Kronggen, Kecamatan Brati ini seharusnya mendapatkan uang yang didepositokan pada 6 Mei 2021 sesuai dengan kesepakatan yakni masa simpanan satu tahun jatuh tempo.

“Tapi, saat saya ambil katanya tidak ada uang, saya beberapa kali datang ke kantor tapi tidak ada dana. Malahan nomor HP pegawainya yang saya simpan sekarang sudah tidak bisa dihubungi lagi,” tambah Eni.

Beberapa orang juga banyak yang menyimpan uang di KSP yang berpusat di Jalan Raya Klambu, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Brati Aiptu Tofan Saptono, menjelaskan kepada para nasabah, kasus KSP Syariah Logam Mulia tidak hanya menimpa warga Brati saja. Beberapa warga seperti di Klambu hingga Brati juga mengalami kasus serupa.

“Tetapi karena para pedagang sudah datang ke Polsek, maka kami arahkan ke Polres Grobogan. Kami antar ke Polres karena nasabahnya ini tidak saja dari Brati saja. Ada yang dari Klambu dan Purwodadi, jadi kasusnya ditangani di Polres,” ujar Tofan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00