Buron, Pelaku Pembegalan Jl Pemuda Semarang Ditangkap

KBRN, Semarang : Pelaku pembegalan di Jl Pemuda Kota Semarang berinisial AS, berhasil ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. AS ditangkap Resmob Polrestabes Semarang di Jl Poncol Semarang, Selasa (14/9/2021) pukul 22.00 WIB.

"Setelah membegal di Jl Pemuda (Minggu, 5/9/2021) saya selalu dihantui korban," kata AS ketika dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (15/9/2021).

Didepan awak media, AS mengaku berperan sebagai penendang motor korban hingga terjatuh dan membentur bahu jalan. Setelah korban terjatuh, rekannya AP bertugas mengambil barang milik korban berupa dua handphone dan sebuah dompet dan MH tetap diatas sepeda motor.

"Setelah saya tendang motor korban terjatuh, lalu teman saya mengambil HP dan dompet korban. Saya tidak tahu kalau meninggal, setahu saya ya kedua korban tergeletak," jelasnya.

Sementara itu Wakpolrestabes Semarang, AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha menambahkan, AS merupakan buron kasus begal di jl Pemuda Kota Semarang bersama dua temannya. Adapun aksi jahat para tersangka menyebabkan satu korban meninggal dunia.

"Akibat perbuatan begal tersangka, satu meninggal dan satunya dirawat dirumah sakit. Namun yang masuk rumah sakit kini kondisinya mulai membaik," ungkapnya.

Ia mengatakan, AS merupakan warga Keper, Kuningan, Semarang Utara, Kota Semarang. Sehari - hari AS bekerja sebagai juru parkir.

"Penangkapan AS melengkapi dua tersangka AP dan MH yang ditangkap sebelumnya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu (5/9/2021) pukul 03.41 WIB, terjadi pembegalan di jl Pemuda, Semarang. Korban bernama Sayyid Bintang (20) dan Slamet Riyadi (19) saat sedang mengendarai motor untuk membeli makan.

Sayyid berboncengan mengendarai motor, ditendang oleh tersangka AS. Kedua korban terjatuh dan membentur bahu jalan. 

Sayyid Bintang meninggal dilokasi kejadian, sementara Slamet Riyadi mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di RSUP Kariadi.

Selang 18 jam usai kejadian tersebut, tersangka AP dan MH dapat ditangkap Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Sementara AS ditangkap di jl Poncol, Semarang, Selasa (14/9/2021).

Tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat 4 KUHP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00