Sejumlah Tambak di Kecamatan Dukuhseti dan Tayu Terdampak Gelombang Tinggi

KBRN, Pati : Sejak beberapa hari terakhir ini, gelombang tinggi melanda di wilayah pesisir utara Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Selain menghantam tanggul, air menggenangi jalan dan tambak-tambak warga.

Sejumlah tambak warga di Kecamatan Dukuhseti, Tayu dan Kecamatan Margoyoso terdampak gelombang tinggi. Akibat kerasnya hantaman ombak setinggi dua meter itu, tanggul di pesisir pantai jebol, hingga menggenangi tambak-tambak, dan sebagian mengenangi rumah warga.

Menurut Ngapurono, warga Desa Pakis Kecamatan Tayu, jebolnya tanggul di pesisir mengakibatkan tambak-tambak tenggelam dan rusak. “Tanggul yang jebol terhantam kerasnya ombak di antaranya di Desa Tunggulsari dan Desa Sambiroto Kecamatan Tayu, di Pantai Idola dan Pantai Cinta Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti. Di Desa Banyutowo warga sempat mengungsi karena air sudah masuk ke dalam rumah. Dan yang parah di Dukuh Sumurtowo Desa Banyutowo banyak tambak warga yang hancur,” katanya.

Bupati Pati Haryanto merasa prihatin dengan bencana yang kini sedang melanda warganya di wilayah pesisir pantai utara Kabupaten Pati. “Dan kemarin baru kita verifikasi, karena gelombang tinggi ini tidak hanya di Pati saja, tapi di seluruh wilayah pesisir pantai utara. Namun demikian kita tidak ada korban jiwa,” terangnya.

Haryanto mengaku, saat ini banyak tambak warganya yang tenggelam sehingga benih dan ikan yang dibudidaya tidak bisa dipanen. Secara fisik, ada beberapa rumah penduduk semi permanen rubuh, dan tanggul jebol.(Agus Pambudi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar