Cuaca Ekstream di Jateng, Waspadai Potensi Bencana

KBRN, Semarang : Jawa Tengah saat ini tengah memasuki puncak musim penghujan di periode awal tahun ini.

Dengan cuaca ekstrem seperti ini muncul hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang mengakibatkan kejadian bencana alam hidrometeorologi seperti longsor, pohon tumbang, banjir dan angin puting beliung. 

Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko mengatakan, potensi cuaca ekstrem hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat masih terjadi di Jawa Tengah hingga bulan kedepan.

Oleh karenanya, dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstream tersebut cukup berpotensi terjadi. 

"Dampak dari cuaca ekstream ini sangat berpotensi terjadi seperti pohon tumbang, angin kencang, angin puting beliung, banjir dan dampak lainnya. Pasalnya, kini Jawa Tengah telah masuk puncak musim penghujan. Untuk itu masyarakat dihimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan saat terjadi hujan ringan, sedang hingga lebat," kata Iis Widya Harmoko kepada RRI Kamis (20/1/2022).

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono mengungkapkan kejadian bencana alam hidrometeorologi akibat dampak cuaca ekstream telah terjadi di Kota Semarang. Misalnya kejadian bencana pohon tumbang, tanah longsor, banjir, angin puting beliung maupun atap rumah roboh. 

Bahkan, dalam beberapa hari terakhir Kota Semarang dilanda hujan dengan intensitas ringan maupun sedang disertai angin kencang. Sehingga sejumlah wilayah mengalami kejadian bencana seperti banjir, pohon tumbang, tebing atau rumah longsor, maupun lainnya. 

" Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Dan kejadian pohon tumbang, banjir, longsor terjadi dibeberapa wilayah di Semarang," terangnya

Ia mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan kebencanaan untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadinya turun hujan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar