Cuaca Ektream, Bencana Alam Melanda Semarang

KBRN, Semarang : Hujan dengan intensitas ringan maupun sedang disertai angin kencang melanda Kota Semarang dalam beberapa hari terakhir. 

Dengan kondisi itu, tentu memicu terjadinya bencana alam dibeberapa wilayah di Kota Atlas, seperti tanah longsor, pohon tumbang, banjir, angin puting beliung, dan atap rumah roboh. Tak hanya itu, kejadian kebakaran juga terjadi. 

Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono mengatakan, dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstream melanda Kota Semarang, sehingga menyebabkan kejadian bencana alam hidrometeorologi. 

Angin puting beliung terjadi di Kel Bugangan, Kec Semarang Timur, dan Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari pada Selasa (19/1/2022).

Pada Rabu (19/1/2022) kejadian longsor terjadi pada Kelurahan Tandang dan Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan. Selain itu, banjir dan atap rumah roboh juga terjadi di wilayah Tandang. 

"Puting Beliung ada 20 rumah warga yang terdampak, masing-masing 12 rumah di wilayah Bugangan dan 8 rumah di wilayah Sawah Besar. Kejadian longsor di Tandang menimpa 3 rumah warga, kalau longsor di Ngaliyan menutup akses jalan disekitar lokasi. Sedangkan kebakaran terjadi di Karangayu dan di Restoran di salah satu mall Semarang," ujar Winarsono.

Diungkapkan dia, dalam kejadian bencana tanah longsor ada satu orang anak telah menjadi korban saat peristiwa terjadi karena terkena reruntuhan material. Ia adalah Andika Dewa Pratama(16) warga Tandang Kota Semarang.

Adapun dalam kejadian ini kerugian materi bagi warga yang terdampak mencapai ratusan juta rupiah.

" Korban saat kejadian terkena runtuhan material tebing yang longsor. Kemudian, korban dibawa ke RS Roemani untuk dilakukan perawatan. Kalau kerugian material mencapai ratusan juta rupiah bagi warga yang terdampak. Rumah yang terkena longsor kebanyakan dibagian belakang rumah," terangnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar