18 Daerah di Jateng Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

KBRN, Semarang : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat ada beberapa daerah di Jawa Tengah kini telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi pada periode musim hujan ini hingga tahun depan. 

Status siaga kedaruratan bencana itu yakni tersebar di 18 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, seperti di antaranya Banjarnegara, Banyumas, dan Kebumen. 

"Sudah ada 18 kabupaten di Jateng yang sudah menetapkan status siaga darurat kebencanaan hidrometeorologi di musim hujan ini hingga tahun depan," Kata Pelaksana tugas  Kalakhar BPBD Jawa Tengah, Safrudin kepada RRI Selasa (7/12/2021).

Dia mengatakan, secara merata wilayah Jawa Tengah dari bagian Selatan Jawa Tengah hingga Barat cukup berpotensi terhadap kejadian bencana hidrometeorolog seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, badai, pohong tumbang, angin puting beliung dan tsunami saat musim hujan.

Dengan demikian, Ia terus melakukan koordinasi dan berkirim surat ke seluruh kabupaten/kota yang masuk daerah status rawan bencana, agar meningkatkan kesiapsiagaan dimusim hujan. Sehingga, ketika terjadi bencana di daerah  kabupaten/kota itu sudah bisa mengambil langkah antisipasi dan penanganan termasuk evakuasi masyarakat jika diperlukan.

"Semua BPBD di daerah berstatus darurat bencana harus meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Kejadian banjir dan longsor  hampir setiap tahun terjadi, ketika kita memasuki musim hujan. Kita juga sudah siapkan langkah-langkah, dan mengingatkan kembali ke kabupaten/kota terkait dengan ancaman hidrometeorologi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jawa Tengah Adi Candra mengatakan, dalam menghadapi kebencanaan alam dimusim penghujan, Tagana sebagai relawan kebencanaan telah melakukan berbagai kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam saat terjadinya hujan.

"Kami telah mengikuti apel rakor kesiapsiagaan, menyiagakan seluruh personil dan mengaktifkan posko kebencanaan dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial di Kab/kota dalam penanggulangan bencana alam," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar