Tagana Jateng Siap Jadi Garda Penanggulangan Bencana

KBRN, Semarang : Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Jawa Tengah kini telah memasuki periode musim penghujan 2021/2022. 

Dengan demikian, kondisi tersebut berpotensi terhadap cuaca ekstrim yang juga berakibat terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, petir/badai dan pohon tumbang.

Dalam penanggulangan bencana alam saat musim hujan, relawan memiliki peranan dan andil menjadi garda untuk penanggulangan dan penanganan kebencanaan.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jawa Tengah Adi Candra mengatakan, Tagana Jawa Tengah telah melakukan berbagai upaya kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam saat terjadinya hujan. Kesiapsiagaan yang dilakukan, di antaranya menggelar apel rapat koordinasi kesiapsiagaan, menyiagakan personil dan mengaktifkan posko kebencanaan.

Menurut dia, upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi dari dampak kejadian bencana hidrometerologi.

"Kami sudah menyiapkan sarana prasarana penanggulangan bencana menghadapi kebencanaan dengan berkoordinasi relawan yang ada didaerah. Untuk pengaktifan posko kami berkoordinasi dengan dinas sosial di kab/kota," kata Ketua Tagana Jawa Tengah Adi Candra kepada RRI Jumat (3/12/2021).

Ia mengungkapkan selama memasuki musim hujan ini sejumlah wilayah di Jawa Tengah juga telah terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan banjir bandang.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah Abdul Hamid mengatakan, peran relawan dan organisasi masyarakat dalam penanggulangan maupun penanganan kebencanaan alam memiliki peranan yang penting bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebab, mereka memiliki jiwa kepedulian, kegigihan dan kerelawan  yang tinggi dalam membantu para korban saat terjadinya kebencanaan.  

"Supporting dan kerjasama dari relawan maupun ormas yang ada didaerah bersama BPBD dalam mengantisipasi kebencanaan ini sangat penting dilakukan. Pasti mereka membuka posko kebencanaan saat musim hujan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar