TNI-Polri Dukung Penuh PPKM Darurat, Solo Diberlakukan Jam Malam

Kapolresta Surakarta Kombespol Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan pers di Mapolresta Solo.

KBRN, Surakarta: Pemerintah Kota siap melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang akan berlangsung 3-20 Juli nanti. TNI/Polri siap all out dalam mendukung penerapan PPKM Darurat. Diproyeksikan akan diberlakukan jam malam.

Selama penerapan PPKM Darurat, vaksinasi akan dikebut. Sehingga warga tidak perlu khawatir selama ada PPKM Darurat. Langkah konkret pun sudah disiapkan jajaran kepolisian.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan siap mendukung penerapan PPKM Darurat. Pihaknya menunggu koordinasi dan petunjuk teknis pemberlakuan PPKM Darurat di Solo dari Walikota Solo. Hal itu sebagai upaya bersama dalam menekan angka Covid-19. 

“Kami dalam satu frekuensi yang sama, bersama-sama memutus mata rantai corona,” kata Ade Safri Kamis (7/1/2021).

Kapolresta mengatakan petugas bakal meningkatkan kegiatan atau patroli skala secara bergerak. Hal itu mempertimbangkan kondisi masyarakat Solo yang cenderung dinamis. Ia menambahkan dalam patroli itu, kepolisian melibatkan unsur TNI dari Korem 074/Warastratama maupun Kodim/0735 Solo.

"Tim Pengurai Kerumunan (TPK) di setiap polsek semakin dioptimalkan. Petugas bakal mengurai dan mengimbau potensi kerumunan di masing-masing kawasan," tandas Ade Safri.

Menurutnya, kegiatan stationer yakni Operasi Yustisi tetap diadakan. Namun, operasi menyasar lokasi-lokasi rawan kerumunan.

“Tetap ada juga kegiatan stationer seperti razia masker. Namun tetap kami utamakan razia di lokasi rawan kerumunan. Selain melakukan penindakan, akan dilakukan sosialisasi dan pencegahan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kota Solo masuk daftar daerah yang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan di Solo, mulai 3-20 Juli 2021.

Masyarakat tidak boleh panik, meskipun berbagai sektor usaha dan kegiatan masyarakat akan dibatasi selama berlangsungnya PPKM Darurat.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka meminta warga untuk tetap bersikap tenang, karena pembatasan kegiatan ketat ini demi kebaikan dan keselamatan warga Solo. 

"Saya yakin kita bisa melalui ini semua. Yang jelas warga Solo tidak perlu panik. Ini semua untuk kebaikan kota kita. Untuk kebaikan warga kita,” kata Gibran, usai rapat koordinasi persiapan PPKM Darurat di Balai Kota, Kamis (1/7/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00