7.600 RT Zona Merah, Ganjar Minta Lockdown Wilayah

Gubernur Ganjar Pranowo melakukan koordinasi dengan Walikota Solo Gibran Rakabuming (Kiri) dan Danrem 074 Warastratama Surakarta Deddy Suryadi di Rumkitlap TNI AD Benteng Vastenburg terkait penanganan kasus Covid-19.

KBRN, Surakarta: Gubernur Ganjar Pranowo menyebutkan ada 7600-an Rukun Tetangga (RT) di Jawa Tengah masuk zona merah, persebaran Virus Corona (Covid-19). Gubernur meminta daerah melakukan lockdown untuk wilayah-wilayah yang zona merah.

Hal ini disampaikan Ganjar disela meninjau rumah sakit lapangan (Rumkitlap) TNI AD di Benteng Vastenburg Solo Rabu (30/6/2021) siang. Karantina wilayah ini untuk memutus mata rantai penularan virus.

"Ada 7600-an di seluruh Jawa Tengah. Maka saya minta untuk lockdown. Di tingkat RT saja," kata Ganjar kepada wartawan. 

Ganjar mengatakan, pelaksanaan PPKM mikro di setiap wilayah sudah bagus, tinggal implementasi sampai ke tingkat RT. Sehingga dengan penguncian wilayah zona merah ini penularan virus korona dapat ditekan. 

"Kalau kita bisa kunci seperti ini. Tapi kalau memang banyak ya terkunci sendiri melalui sistem. Makanya datanya harus bagus, bener akuntabel. Sehingga based on data ini bisa dipertanggungjawabkan dan tidak keliru," jelasnya.

Ganjar juga mendorong setiap kecamatan hingga desa memiliki tempat isolasi mandiri, untuk warga setempat yang terpapar virus.

Sementara itu karantina wilayah juga terjadi di Kota Solo. Salah satunya di RT 3 RW 8 Kelurahan Sondakan Kecamatan Laweyan. Karantina dimulai sejak Minggu 27 Juni 2021.

"Sejak hari minggu kemarin tgl 27 ada dawuh dari pak sekda karena masuk zona oranye,  untuk menutup," kata Lurah Sondakan Prasetyo Utomo.

Dia mengatakan, sedikitnya ada 19 warga yang positif covid 19 di tujuh rumah dalam satu lingkungan tersebut. Satgas Covid 19 Kelurahan melakukan lockdown karena warga yang positif menolak diisolasi di Donohudan.

"Karena yang terpapar ini tidak mau dievakuasi ke Donohudan (Isolasi Terpusat). Sehingga disitu masuk zona oranye dan harus ditutup dilockdown. Hari selasa ada tambahan yg terpapar dan tidak mau dievakuasi ke donohudan akhirnya kita masuk zona merah kita tutup satu lingkungan RT," jelas Prasetyo.

Terkait Logistik Prasetyo menyampaikan semua dicukupi oleh Satgas Jogo Tonggo wilayah setempat. Semua kawasan di RT 3 RW 8 mendapatkan pengamanan. 

Pihaknya akan mengevaluasi kebijakan karantina wilayah ini pada Minggu 4 Juli mendatang. Apabila banyak yang sembuh lockdown akan dibuka. "Kalau berapa hari tergantung kondisi, Minggu kita akan evaluasi," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00