Evaluasi Operasi Patuh Candi 2020 Polrestabes Semarang,Kecelakaan Lalin Turun

KBRN, Semarang : 916 tindakan tilang diberikan kepada pelanggar lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2020. Jumlah tersebut terbilang menurun jika dibanding pada Operasi Patuh Candi tahun 2019.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP. Yuswanto Ardi kepada RRI mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2020 lebih mengutamakan edukasi berkendara dimasa pandemi Covid-19. Meski tidak memprioritaskan tindakan tegas, terbukti dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

“Pada Operasi Patuh Candi 2019 sekitar 1.700 pelanggar lalu lintas kami tilang, sementara untuk Operasi Patuh Candi 2020 tindakan tilang hanya untuk pelanggaran lalu lintas yang dapat menyebabkan kecelakaan,” kata AKBP. Yuswanto Ardi, Jumat (7/8/20).

Dijelaskan, selama Operasi Patuh Candi 2020 dilakukan teguran terhadap 2.104 perkara, terjadi 21 kecelakaan lalu lintas, 1 korban meninggal dunia, 24 orang mengalami luka ringan. Sementara kerugian materil sebesar Rp. 5.800.00,-.

“Jika Operasi Patuh Candi 2020 dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2019 kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 5%. Korban meninggal dunia mengalami penurunan 50%, untuk korban Luka berat mengalami nihil. Begitupun dengan korban luka ringan mengalami penurunan 4%,” jelasnya.

Dari hasil analisa dan evaluasi menurut AKBP. Yuswanto, dapat disimpulkan Operasi Patuh Candi 2020 telah berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu juga mendukung adaptasi kebiasaan baru dalam berkendara di masyarakat Kota Semarang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00