Mabuk, SU Rampas Motor Gunakan Sabuk

KBRN, Semarang : Seorang residivis berinisial SU (26) warga Cilosari Dalam Kelurahan Kemijen kecamatan Semarang Timur, ditangkap Unit Reskrim Polsek Semarang Utara lantaran kasus perampasan motor. Perampasan motor dilakukan tersangka dalam keadaan mabuk terhadap AM (16) warga Meteseh Tembalang.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara AKP Sarimin ketika dikonfirmasi RRI mengatakan, dalam keadaan mabuk tersangka meminta temannya untuk diantarkan kesuatu tempat dengan mengendarai kendaraan. Ketika sampai di bawah jembatan Arteri Yos Sudarso Tambak Lorok Tanjung Mas Semarang Utara Kota Semarang tersangka dan temannya melihat korban.

Barang Bukti Kejahatan Tersangka SU

"Jumat (26/7/2020) sekira pukul 01.00 WIB korban bersama dua temannya sedang berada dibawah jembatan. Melihat itu tersangka turun dari kendaraan dan melakukan penodongan dan perampasan," kata AKP. Sarimin, Selasa (14/7/20).

Dijelaskan, tersangka menodong korban dan dua temannya masing-masing 10 ribu rupiah. Sembari menodong, tersangka meminta paksa sabuk yang digunakan teman korban.

"Sambil membawa sabuk tersangka meminta korban untuk diantarkan kesuatu tempat. Baru sekitar 30 meter dari lokasi tersangka merampas motor korban," imbuh AKP. Sarimin.

Selepas tersangka mendapatkan motor, korban berteriak meminta tolong warga setempat. Sedangkan teman tersangka ditinggal dan dalam penyelidikan tidak terlibat kejahatan pelaku.

"Korban ketakutan ketika tersangka mengkalungkan sabuk ke lehernya, sehingga menyerahkan motornya," ujarnya.

Lebih lanjut AKP. Sarimin menerangkan, setelah melakukan serangkaian penyelidikan tersangka SU berhasil ditangkap di daerah Tambak Lorok Semarang Utara, Senin (13/7/2020) malam. Pengakuan tersangka, selama pelarian sering berpindah tempat agar tidak tertangkap polisi.

"Dari tangan tersangka diperoleh barang bukti motor milik korban, motor milik pelaku dan sebuah handphone OPPO tipe A71 milik korban," ungkapnya.

Atas perbuatan pelaku, polisi mengenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00