Fuspaq Kendal Wisuda 396 Lulusan PGPG

KBRN, Kendal : Guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) harus memiliki ijazah Pendidikan Guru Pengajar Al-Quran (PGPQ). Hal ini disampaikan KH Mustamsikin, Ketua Forum Ukhuwah Silaturahim Pendidikan Al -Qur'an (Fuspaq) Kabupaten Kendal, saat wisuda peserta Pendidikan Guru Pengajar Al-Qur'an (PGPQ) Angkatan ke-33, Kamis (26/5/2022). Acara wisuda yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso dihadiri Bupati Kendal Dico M Ganinduto. 

 

Ketua Fuspaq Kabupaten Kendal KH Mustamsikin mengatakan, setiap pengajar TPQ harus memiliki ijazah PGPQ, sehingga bagi guru TPQ yang belum memiliki ijazah PGPQ. Untuk itulah peserta PGPQ tidak ada batas usia, sehingga pada wisuda kali ini ada peserta tertua yang berusia 77 tahun. "Guru TPQ harus punya ijazah, maka bagi yang belum punya ijazah harus ikut PGPQ dulu," tegasnya.

 

Kegiatan perkuliahan di PGPQ dilakukan seminggu sekali selama tiga bulan. Pada tahun 2022 ini ujian PGPQ diikuti 399 peserta, dan yang dinyatakan lulus sebanyak 396 peserta. "Tahun tempat perkuliaha PGPQ untuk Kendal di MTs ArRahmat Sukorejo dan untuk guru TPQ Batang dilakukan di MA Sunan Kalijaga di Bawang Batang. "Wisuda kali ini yang dari Kendal ada 283 orang dan yang dari Batang ada 113 orang," jelasnya.

 

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, Pemkab Kendal sedang fokus dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM), termasuk SDM guru agama. Pengembangan SDM ini untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, termasuk meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur'an. Dengan demikian tidak ada masyarakat yang malas, sehingga Kendal  akan lebih baik dan maju. "Pendidikan Al -Qur'an pun harus ditingkatkan, misalnya tentang metode supaya cepat hafal Al-Qur'an," katanya.

 

Bupati Kendal mengatakan, guru agama telah banyak memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Kendal, yaitu berperan dalam menciptakan situasi yang kondusif. Untuk itulah Pemkab Kendal selalu berupaya meningkatkan kesejahteraan guru agama di Kabupaten Kendal.

"Di Kabupaten Kendal ini banyak sekali ulama, para kiai, para guru ngaji, yang selama ini menjadi pelindung atas kondusifitas wilayah di Kabupaten Kendal," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar