28 Sekolah Penggerak di Kendal Terapkan Kurikulum Prototipe

KBRN, Kendal : Sekolah Penggerak yang menerapkan Kurikulum Prototipe di Kabupaten semakin bertambah. Sekolah Penggerak ini dimulai pada semester pertama tahun 2021, untuk tahap satu ada 28 sekolah, yang terdiri dari 4 TK, 6 SD dan 18 SMP. Tahap kedua mulai awal tahun 2022 bertambah 50 sekolah, yaitu 16 TK, 27 SD dan 7 SMP. Selain itu ada 1 SMA dan 1 SLB du bawah kewenangan Provinsi.

 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, Kurikulum Prototipe ini diterapkan di Sekolah Penggerak, yaitu kurikulum operasional sekolah, yang dimulai semester 1 tahun 2021 dan dilanjutkan di semester genap di tahun 2022, untuk melakukan refleksi, evaluasi dan perbaikan atas pelaksanaan pada semester sebelumnya. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia yang saat ini dengan program profil pelajar Pancasila. "Nanti secara bertahap akan ditawarkan kepada sekolah-sekolah lain non sekolah penggerak, namun kita tunggu saja dari pemerintah pusat," katanya, Kamis (20/01/2022).

Sekolah Penggerak dengan Kurikulum Prototipe ini merupakan implementasi dari program merdeka belajar. Kurikulum prototipe ini lebih fleksibel dan fokus pada materi-materi yang esensial, serta memberikan ruang yang cukup kepada peningkatan kompetensi dasar maupun pendidikan karakter bagi anak-anak.

Kepala SMP Negeri 4 Cepiring, Sutrisno mengatakan, sebagai Sekolah Penggerak tahap satu, pelaksanaan Kurikulum Prototipe baru berjalan satu semester, sehingga belum mempunyai pegangan yang baku. Untuk itu masih perlu evaluasi, refleksi yang akan dirumuskan untuk perbaikan dalam penyelenggaraan pembelajaran berikutnya, sehingga menjadi rumusan yang semakin baik. "Satu semester itu kan, kita belum punya pegangan yang baku, sehingga perlu kita evaluasi, kita refleksi dan nanti rumuskan dan kita perbaiki untuk pembelajaran yang berikutnya," jelasnya.

Untuk evaluasi dan refleksi ini, SMP Negeri 4 Cepiring mengadakan kegiatan In House Training tentang  penerapan Kurikulum Prototipe dalam pembelajaran paradigma baru. penyesuaian modul ajar di sekolah. Kegiatan ini diikuti seluruh guru yang menhadirkan narasumber Bunda Emi, tenaga ahli pendidikan Bidang Kurikulum dari Pekalongan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar