Dua Novel Karya Siswi MAN 1 Pati Dibuat Digital Television Series

KBRN  Pati : Novel karya siswi MAN 1 Pati yang menjadi best seller, kini mulai dilirik rumah produksi di Jakarta untuk dibuat digital television series. Rencananya, penulis novel ini akan bertemu dengan pihak rumah produksi, untuk membahas pemindahan naskah dalam bentuk skenario sebelum karya itu dibuat digital television series.

Areksa dan Samuel, dua novel karya siswi MAN 1 Pati yang menjadi best seller telah mendapat hati pembacanya. Bahkan karya berjudul Samuel, menjadi novel wattpad dengan pendjualan preorder terbaik dan tercepat mencapai 20ribu eksemplar dalam waktu 120 menit. Bahkan penulisnya mendapat penghargaan sebagai penulis pendatang baru terfavorite, demikian karyanya novel berjudul Areksa sebagai buku terfavorite 2021 dari Bumi Fiksi.

Penulis novel Alexa dan Samuel, Ita Kurniawati siswi Kelas XII-IPA1 MAN 1 Pati Ita Kurniawati mengaku, sebelumnya memang banyak menulis karya fiksi sejak duduk di bangku Kelas VIII MTs tahun 2018, tapi belum ada yang dicetak dan diterbitkan. Setelah terhenti karena harus mengikuti ujian di kelas IX, gadis berusia 17 tahun warga Dukuh Jatisari Desa Gempolsari Kecamatan Gabus ini melanjutkan bakat menulisnya di akhir 2019.

“2019 akhir aktif menulis lagi, 2020 sudah mulai punya pembaca karena sudah paham berpromosi yang baik. Akhirnya dari akun wattpad mulai banyak pembaca. dan 2021 menulis novel yang berjudul Areksa pada Februari dan diterbitkan pada Mei 2021 yang hingga sekarang sudah terjual 15ribu eksemplar,” katanya.

Ita mengaku, saat ini karya novelnya berjudul Areksa sudah dibeli adaptasi filmnya oleh MD entertaiment (Manoj Punjabi). Belum puas, penulis pendatang baru ini, Ita kembali berkarya dengan menulis novel berjudul Samuel. Ini merupakan kelanjutan dari novel Areksa yang diterbitkan September, yang sekarang sudah terjual lebih dari 27ribu eksemplar oleh Penerbit PT Akad Media Cakrawala Jakarta. “Ini pun menarik dari production house (PH) film masih di MD Entertainment juga. Akhirnya MD memutuskan untuk membeli hak adaptasi ‘Samuel’ kelanjutan dari Areksa,” terangnya.

Penulis pendatang baru terfavorit pertama versi Bumi Fiksi dari MAN 1 Pati Ita Kurniawati mengaku belajar sendiri (otodidak) hingga bisa karya fiksi remaja-nya mendapat tempat dihati pembaca. Tanpa dipungkirinya, ide pertama lahirnya novel berjudul Areksa yang akhirnya booming, dari kisah percintaan beda agama teman sekolahnya dari TK sampai MA bernama Khotim. Sedang novel Samuel benar-benar cerita fiksi (karangan).

Kepala MAN 1 Pati Mohammad Kodri terharu dengan prestasi anak didiknya, di usia yang masih muda dari latar belakang warga biasa tapi karya yang dihasilnya terbilang istimewa. Bahkan para pendidiknya menangis terharu setelah mengetahui prestasi Ita Kurniawati. Dan baru menyadari keterlambatannya mengerjakan tugas-tugas sekola, ternyata dia beralasan untuk menyelesaikan menulis novel yang telah ditunggu tenggat waktu (deadline) dari pihak penerbit.

“Alhamdulillah teman-teman di sini sangat permisif sekali. Suatu ketika dia dia agak telat ketika mengumpulkan tugas. Seorang guru yang bijak akan mengidentifikasi dulu. Paling tidak ada tiga hal, anak memang males, ada problem (masalah), atau mungkin ada kegiatan yang didahulukan. Ternyata setelah dikonfirmasi di a punya tulisan yang telah dideadline. Akhirnya para guru memberikan kemudahan kepadanya, tugas-tugas bisa diberikan di lain waktu,” ujarnya dengan suara berat karena bangga dan haru.

Mohammad Kodri optimis, karya fiksi remaja dari anak didiknya itu bisa menginspirasi anak-anak didik tidak hanya di MAN 1 Pati saja, tapi juga madrasah-madrasah lainnya di Pati khususnya dan seluruh Indonesia. (Agus Pambudi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar