Siap Bertransformasi Jadi UIN Tahun 2022, IAIN Pekalongan Terus Berbenah

KBRN, Pekalongan : IAIN Pekalongan terus berbenah sekaligus berupaya meningkatkan kualitas SDM pengajar, sarana pendidikan, dan program studi baru untuk mempersiapkan diri menuju perubahan status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Rektor IAIN Pekalongan Dr H Zaenal Mustakim MAg, mengharapkan, pada tahun 2022 mendatang institusi yang dipimpinnya dapat meningkat statusnya menjadi UIN. IAIN Pekalongan terus berupaya mengembangkan kampus 2 di kawasan Bojong, dengan tidak melupakan pengembangan kampus 1 di kawasan Kusuma Bangsa, Kota Pekalongan.

"Meskipun 60 persen wilayah kampus 1 senantiasa terendam banjir dan rob, namun kami tetap mempertahankan keberadaan kampus 1 di Kota Pekalongan,'' kata Zaenal saat bertemu Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin STP pada agenda penerimaan Rektor dan Wakil Rektor II Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri se-Indonesia di Ruang Amarta, Ahad (17/10/2021).

Menurut dia, kelas Pascasarjana yang berada di kampus 1 Kota Pekalongan juga terus berbenah meningkatkan sarpras. Sinergitas IAIN dan Pemkot Pekalongan diharapkan bisa terus terjalin hingga saat ini.

Sinergitas tersebut di antaranya adalah pelibatan para dosen IAIN dalam penyusunan risalah akademik terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat. ''Selain itu pemagangan sejumlah mahasiswa IAIN di jajaran OPD di lingkungan Pemkot juga sangat menguntungkan kedua pihak,'' ujarnya.

Kehadiran Rektor dan Wakil Rektor II di Kota Pekalongan adalah untuk melihat dari dekat pengelolaan dan evaluasi penggunaan SBSN. Sementara itu, Salahudin menyatakan, Pemkot senantiasa mendorong upaya-upaya pencerdasan kehidupan bangsa yang dilakukan, baik oleh lembaga-lembaga pendidikan maupun oleh kelompok masyarakat lainnya. 

''Apalagi jika upaya itu dilakukan oleh IAIN Pekalongan, yang kiprahnya di masyarakat sudah dirasakan manfaatnya," katanya.Turut mendampingi wakil wali kota, ialah sekretaris daerah, para asisten dan kabag di lingkungan Setda. (Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00