Tiga SMA Negeri Kudus Terdapat Zonasi Khusus

KBRN, Kudus : PPDB tahun ajaran 2021/2022 untuk tingkat SMA/SMK negeri berlangsung dari tanggal 21 – 24 Juni 2021. Dalam PPDB online tahun ini untuk surat keterangan domisli (SKD) sudah tidak digunakan lagi.

Bahkan, siswa hanya bisa memilih satu sekolah saja, berbeda seperti tahun lalu yang bisa memilih dua sekolah pilihan.

Ada pilihan mereka yang mendaftar disekolah SMA negeri, yakni melalui jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, serta jalur prestasi.

Ketua PPDB SMA 1 Bae, Rokhis Setyawati didampingi Kepala SMA 1 Bae, Supriyono mengatakan, untuk pendaftaran terakhir Kamis (24/6/2021) akan ditutup pada pukul 16.00 WIB.

Dijelaskan Rokhis Setyawati, untuk jalur zonasi sendiri memiliki daya tampung 55 persen dari keseluruhan daya tampung kelas X. Lalu jalur afirmasi memiliki 20 persen dan nakes mendapatkan jatah 5 persen serta 15 persen untuk calon siswa yang memiliki KIP. Kemudian jalur perpindahan tugas orang tua sebanyak 5 persen dan 20 persen untuk jalur prestasi.

Untuk jalur prestasi sebanyak 79 orang sudah terpenuhi tetapi untuk jalur afirmasi hingga pukul 10.00, masih belum terpenuhi dan masih ada kekurangan sekitar 20 orang.

Hal ini bisa menambah jatah di jalur zonasi. Termasuk untuk jalur perpindahan tugas orang tua juga baru terisi sekitar delapan orang sehingga masih kurang sekitar 18 orang.

Rokhis menjelaskan, zonasi khusus di sekolahnya ini masuk di jalur zonasi. Di mana untuk 45 persen masuk di zonasi umum dan 10 madalah zonasi khusus.

“Untuk calon peserta didik (CPD) yang masuk di zonasi khusus didalam sistem sudah ada tanda merah. Artinya calon peserta didik itu dari wilayah Kecamatan Jati. Disekolah kami untuk zonasi khusus memang dari wilayah kecamatan Jati. Meski begitu semua itu dihitung dari jarak rumah ke sekolah,” tutur Rokhis Setyawati, Rabu (23/6/2021).

Pengalaman tahun kemarin lanjut Rokhis Setyawati, calon peserta didik (CPD) dari radius 2 KM masih bisa diterima dari di SMA 1 Bae. Namun, untuk tahun ini kemungkinan akan bisa lebih pendek lagi. Karena dari data terakhir Selasa (22/6/2021) kemarin pukul 16.00 Wib, jarak terjauh sudah 1,9 km.

Padahal, hari ini masih ada yang mendaftar dari jarak yang lebih pendek lagi. Di Kudus tercatat tiga SMA negeri yang terdapat zonasi khusus, yakni sekolah  - sekolah dapat menampung pendaftar calon peserta didik baru (CPD) dari wilayah kecamatan yang tidak memiliki SMA/SMK negeri. Yakni SMA 1 Gebog dapat menampung  CPD dari wilayah kecamatan Kaliwungu, lalu SMA 2 Kudus juga dapat menampung dari wilayah kecamatan Kaliwungu serta SMA 1 Bae yang dapat menampung CPD dari wilayah kecamatan Jati. (Roy Kusuma – Kabupaten Kudus)      

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00