Dies Natalis ke-41, UPGRIS Gelar Festival Rebana Se-Jateng

Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati MHum membuka Grand Final Festival Rebana Se-Jateng

KBRN, Semarang : Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar Grand Final Festival Rebana Se-Jawa Tengah yang merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis  ke-41 UPGRIS yang diikuti 12 grup rebana se- Jateng di Balairung UPGRIS jalan Lontar nomor 1, Kota Semarang, Minggu (26/6/2022) pagi.

Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati M Hum mengatakan, festival ini sebagai apresiasi terhadap kesenian rebana yang dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat baik anak-anak maupun orang dewasa.

“Festival rebana ini adalah bentuk apresiasi Universitas PGRI Semarang terhadap kesenian rebana, yang memang saat ini tidak hanya ditampilkan di lingkungan Pesantren. Akan tetapi dapat dinikmati oleh semua kalangan baik di desa maupun di kota di seluruh Indonesia, dan bahkan mendunia,” katanya kepada awak media, Minggu (26/6/2022).

“Kesenian rebana tidak hanya dimainkan oleh orang-orang dewasa,  tetapi juga anak-anak dan bahkan di banyak sekolah. Saat ini kesenian rebana menjadi salah satu pelajaran ekstrakurikuler,” imbuhnya.

Musik rebana ini, lanjutnya, merupakan salah satu pembentuk karakter bangsa yang membangun karena lirik maupun syairnya mengajak dalam kebaikan.

“Menurut saya kesenian rebana ini menjadi salah satu pembentuk karakter bangsa, membangun karakter bangsa. Kita lihat mulai dari isi lagunya mengajak pada kebaikann terus penontonnya pastinya berpaikaian sopan dengan menutup aurat,” tuturnya.

Sri Suciati mengungkapkan, dengan musik rebana ini dapat dijadikan sebagai instrument untuk dapat berkontribusi membangun akhlak dan dan karakter generasi muda.

“Kesenian ini saya kira akan menjadi alat yang baik untuk berkontribusi dalam pembentukan karakter bangsa,” tegasnya.

Sementara, pada grand final Festival Rebana Se-Jateng itu menampilkan 12 grup rebana dari wilayah Jateng, yakni Ashabul Hadroh dari Semarang, Al Habsty (Semarang), El Latthief (Grobogan), Ibadus Sukaro (Pekalongan), Al Mukarommah (Pekalongan) dan Mahfufzul Jabbar (Rembang).

Kemudian grup rebana Irsyadul Galby (Kendal), Zidni ‘Ilma (Pati), Hadroh Al-Qodar (Semarang), Al Muhsinin (Tegal), At Tholibiyah Putri (Tegal) dan yang terahir Zamrud Masaka (Pati).

Adapun pemenang dari Festival Rebana se-Jateng yakni juara I grup rebana Zidni ‘Ilma (Pati), juara II Irsyadul Galby (Kendal) dan juara III El Latthief (Grobogan).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar