UKSW Adakan Benchmarking Penjaminan Mutu ke UB dan UMM

KBRN, Salatiga : Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengadakan kegiatan Benchmarking Penjaminan Mutu ke dua universitas di Jawa Timur, baru-baru ini. Kedua perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 

Kepala LPM UKSW Prof Dr Intiyas Utami SE MSi Ak CA CMA QIA CFrA dalam siaran pers yang dikirimkan mengatakan bahwa dalam kunjungannya ke Universitas Brawijaya, rombongan LPM UKSW diterima oleh Ketua LPM UB Dr. Shinta Hadiyantina, S.H., M.H. Sementara itu di UMM, rombongan diterima oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si., dan Kepala Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI) Dr. Ainur Rofieq, M.Kes. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UMM mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang untuk saling bertukar informasi, ilmu dan pengalaman; baik dari BPMI UMM dan LPM UKSW.  

Selain struktur organisasi masing-masing lembaga, pertemuan tersebut juga membahas sistem penjaminan mutu yang dikelola secara konsisten dan berkelanjutan. 

“Pada pertemuan dengan LPM Universitas Brawijaya ikut dibahas akreditasi internasional, sedangkan UKSW membagikan pengalaman mengenai pengelolaan penjaminan mutu di UKSW. Adapun, tujuan ke UMM adalah untuk mengetahui dan menimba ilmu mengenai proses penjaminan mutu yang dikelola secara baik dan berkelanjutan di UMM,” imbuh Intiyas sebgaimana dikutip dari laman UKSW. 

Pihaknya menegaskan, meski UKSW telah melaksanakan siklus SPMI, namun tidak berpuas diri dan terus belajar tentang penjaminan mutu dan pengelolaan akreditasi universitas. Ini mengingat perubahannya yang begitu cepat.

Hal tersebut tercermin dengan banyaknya peraturan baru yang ditetapkan seperti perubahan akreditasi baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM), Instrumen Suplemen Konversi (ISK) Peringkat Akreditasi, 9 kriteria, maupun Instrumen Pemantauan Pemenuhan Syarat Peringkat Akreditasi (IPEPA). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar