Politeknik Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal Wisuda 87 Mahasiswa

KBRN, Kendal : Politeknik Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal menggelar wisuda angkatan pertama di aula kampusnya, Kamis (25/11/2021). Wisuda diikuti 87 mahasiswa yang telah menempuh pendidikan selama 3 tahun.

Direktur Politeknik Furniture dan Pengolahan Kayu Kendal, Tri Ernawati mengatakan, ada 87 mahasiswa yang diwisuda dari tiga program pendidikan (Prodi), yakni Teknik Produksi Furniture, Desain Furniture, dan Manajemen Bisnis Industri Furniture.

"Yang langsung bekerja sebanyak 70 orang atau 80,45 persen, dan 17 wisudawan lainnya masih dalam proses rekrutmen, dan setelah wisuda ini diterima," katanya. 

 Dikatakan, pihaknya sudah melakukan MOU dengan 69 industri di Jawa dan luar Jawa, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali. Selain itu juga bekerja sama dengan perguruan tinggi di negara Swiss dalam pengembangan kurikulum, join riset dan peningkatan sumber daya manusia untuk pendidikan para dosen. "Kami juga bekerja sama dengan universitas di Malaysia," ujarnya. 

Perguruan tinggi negeri di Kendal ini juga membuka program setara Diploma 1 dalam bidang teknologi ukir. Hal ini mengingat generasi muda di Jepara sudah berkurang minatnya menjadi pengukir. Padahal ukir merupakan potensi yang luar biasa di Jepara, tetapi generasinya menurun.

"Kami mendapat tugas untuk membangun kembali menumbuhkan minat dari generasi muda dengan pendidikan Setara D1 Ukir, tetapi diintegrasikan dengan teknologi C and C, sehingga setelah lulus bisa juga menjadi operator C and C dalam bidang ukir," jelasnya. 

Bupati Kendal Dico Ganinduto ikut berbangga pada wisuda perdana Politeknik Furniture Kendal ini, karena lulusannya langsung mendapatkan pekerjaan. Hal ini karena perguruan tinggi sudah menjalin kerja sama dengan perusahaan. Inilah yang akan dikembangkan bagi Pemda Kendal agar bisa lebih banyak lagi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kendal.

"Ini bagian dari pengembangan sumber daya manusia kita, jadi harapannya ini bisa terus dikembangkan ke depan, lebih banyak lagi mahasiswanya agar bisa menyerap lebih banyak lagi dan meningkatkan industri-industri yang ada di Indonesia, khususnya Jawa Tengah di Kabupaten Kendal," harapnya.

Tenaga Ahli Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian RI, Mujiono mengatakan, Politeknik Furniture ini sebagai pusat tenaga kerja yang kompeten di bidang furniture dan pusat inovasi produk furnitur. Selain itu juga sebagai pelayan perusahaan dan industri, sertifikasi produksi, jasa produksi dan pengujian jasa industri. 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00