Operasi Random Vaksinasi Lebih Digalakkan Antisipasi Omicron BA4 dan BA5

KBRN, Kudus : Kasus Covid-19 varian Omicron jenis BA4 dan BA5 di sejumlah daerah di Indonesia meningkat. Pemerintah memprediksi puncaknya terjadi pada pertengahan bulan Juli ini. Menanggapi hal itu, Bupati Kudus HM Hartopo menegaskan, telah meminta kepada Dinas Kesehatan agar segera membentuk tim untuk melakukan tracking secara acak. Tim ini harus selalu ada bila terdapat kegiatan – kegiatan ditempat umum.

“Dinas Kesehatan harus membentuk tim untuk melakukan tracking ditempat – tempat umum bila ada kegiatan. Seperti di pasar dan tempat – tempat umum lainnya. Bila ada yang belum melakukan vaksinasi dan booster maka bisa dilakukan saat itu juga,” kata Hartopo usai menyerahkan bantuan 9 kendaraan dinas di kantor Dishub, Rabu (6/7/2022).

Hartopo juga menegaskan tracking ini juga akan dilaksanakan hingga tingkat RT khususnya bagi pendatang yang datang dari luar kota. Mereka harus membawa surat bebas dari Covid.

Hartopo mengakui kasus Omicron BA 4 dan BA 5 ini memang meningkat namun kasusnya tidak separah tahun lalu. Meski begitu kata dia pihaknya tetap harus waspada agar tidak terjadi lagi di Kudus. (RK)  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar