Tekan Stunting, RSUD Kudus Siapkan Poliklinik Tumbah Kembang Anak

KBRN, Kudus : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi saat ini sedang menyiapkan poliklinik tumbuh kembang anak. Hal ini dilakukan dalam upaya mendukung program pemerintah dalam pengentasan angka stunting.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi dr Abdul Aziz Achyar MKes melalui Wakil Direktur Pelayanan dr Abdul Hakam MSi Med SpA mengatakan, layanan di poliklinik tumbuh kembang anak nantinya untuk memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya. Mulai dari anak yang baru lahir hingga berusia remaja bisa memanfaatkan layanan di poliklinik tumbuh kembang anak.

”Saat ini sedang proses. Inshaallah maksimal pertengahan Febuari, kami buka poliklinik tumbuh kembang anak. Poliklinik tumbuh kembang anak ini untuk mendeteksi dini ganguan pertumbuhan, perkembangan, gangguan mental emosional, autism, gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPHP) pada anak,” jelasnya.

Pelayanan poliklinik tumbuh kembang anak menjadi sangat penting. Kelainan tumbuh kembang yang dideteksi secara dini akan mendapatkan intervensi yang sesuai. Kelainan tumbuh kembang yang terlambat dideteksi dan diintervensi dapat mengakibatkan kemunduran perkembangan anak dan berkurangnya efektivitas terapi.

”Dalam proses penyiapan poliklinik tumbuh kembang anak ini, kami studi bandingke  RSUD RAA Soewondo Pati pekan lalu,” tuturnya.

Terkait dengan sumber daya manusia, pihaknya mengaku telah menyiapkan tiga dokter spesialis anak, empat perawat yang berkonsentrasi di bidang anak, serta tim dari rehabilitasi medik.

Lewat pelayanan di klinik tumbuh kembang ini, anak bisa memperoleh layanan menyeluruh untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Deteksi dini menjadi kata kunci untuk memastikan anak bisa optimal dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Rumah sakit sepenuhnya mendukung orangtua yang segera mengakses layanan skrining begitu mendapati ada gangguan yang mengarah ke masalah tumbuh kembang anak.

”Untuk menekan angka stunting di Kabupaten Kudus, kami jemput bola lakukan skrining ke sekolah terdekat untuk deteksi dini masalah tumbuh kembang anak,” pungkasnya. (RK)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar