Vaksinasi Lansia Disentil Ganjar, Bupati Blora Genjot Cakupan Vaksin Hingga Desa-desa

KBRN, Blora : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyoroti masih rendahnya tingkat vaksinasi di kalangan lansia di Kabupaten Blora. Data per 10 Oktober 2021 capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Blora baru mencapai 33 persen. Pihaknya berharap, Pemkab bisa melakukan inovasi untuk percepatan vaksinasi lansia.

“Karena vaksinasi lansia juga menjadi salah satu indikator penetapan level PPKM. Kendalanya apa bisa disampaikan, inshaallah kami dari provinsi siap membantu Pak Bupati dan jajarannya di Blora,”kata Ganjar saat memimpin rakor percepatan vaksinasi di Jawa Tengah bersama bupati /walikota secara virtual, Senin (10/10/2021). 

Ganjar pun mengaku siap membantu daerah untuk mempercepat capaian vaksinasi. Termasuk soal ketersedian vaksin. “Kami siap membantu daerah-daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah. Habis rapat ini akan kami perintahkan Kepala Dinas Kesehatan segera komunikasi dengan seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Silahkan dilaporkan kemampuan vaksinasi dan kuota vaksin yang ada," ungkapnya.

Jika masih, supaya segera dihabiskan dan pihaknya akan minta tambahan stok lagi ke Menteri Kesehatan. Menanggapi hal itu, Bupati Blora, Arief Rohman pun mengaku akan menggenjot proses vaksinasi hingga tingkat Desa. 

“Saat ini vaksinasi keseluruhan se Kabupaten Bloa untuk dosis pertama baru 35,6 persen, sedangkan untuk lansia per 10 Oktober kemarin baru 33 persen. Oleh karena itu akan kita lakukan beberapa langkah strategis. Serbuan vaksinasi pedesaan akan kita gencarkan dengan menggandeng seluruh bidan desa, babinsa dan bhabinkamtibmas,” katanya. 

Arief pun mengaku akan melakukan strategi jemput bola untuk mempercepat capaian vaksinasi di tingkat desa. Selain itu seluruh rumah sakit juga akan diminta untuk melakukan vaksinasi di hari Sabtu. 

“Kami akan lakukan jemput bola ke desa-desa. Selain itu TNI Polri juga terus membantu kami melakukan vaksinasi di sekolah-sekolah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi. RS daerah maupun swasta juga kita minta setiap Jumat-Sabtu melaksanakan vaksinasi untuk umum,” ucapnya. 

Guna memperlancar kegiatan tersebut, Bupati  meminta kuota vaksin untuk Kabupaten Blora. Sebab, rendahnya capaian vaksinasi ini disebabkan minimnya ketersediaan vaksin yang ada. 

“Tenaga kami siap, namun terkadang stok vaksinnya menipis. Kami mohon Pak Gubernur bisa menambah kuota vaksin kepada daerah atau kabupaten yang capaiannya masih rendah seperti Blora ini,” terangnya. 

Pihaknya berharap jika vaksinasi ini bisa terus digenjot maka target 50 persen masyarakat tervaksin bisa tercapai sehingga level PPKM Kabupaten Blora bisa naik ke level 2 bahkan level 1. (Ramananda)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00