Dinkes Pati - Lembaga MSI Kerja Sama Penanganan Tuberculosis

KBRN, Pati: Dinas Kesehatan Kabupaten Pati meneken nota kesepahaman kerja sama dengan Lembaga Mentari Sehat Indonesia (MSI). Kesepahaman kerja sama ini untuk program penanganan Tuberculosis (TB) di Kabupaten Pati. Program ini untuk kurun waktu tiga tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Edy Siswanto berharap, kerjasama ini dapat membantu penanganan kasus TB, terutama bisa bermanfaat bagi masyarakat Pati, khususnya pengobatan yang tuntas bagi warga Pati .

“Kerja sama ini menyeluruh untuk membantu pemerintah daerah dalam menemukan kasus, dan mendampingi pengobatan hingga sembuh. Pada dasarnya semua pasien bisa diobati sampai sembuh,” katanya.

Koordinator Program Penanggulangan TB Kabupaten Pati dari Lembaga MSI, Moh Yasir Al Imron menjelaskan, kerja sama ini merupakan lanjutan program tahun sebelumnya, dan akan berakhir hingga 2023.  

Temuan kasus TB di Pati, kata Yasir, terbilang tinggi, dan meyakini masih banyak kasus TB yang belum ditemukan. Melalui program penanganan TB ini, pihaknya akan mengoptimalkan 120 kades TBC yang tersebar di 21 kecamatan untuk menemukan dan membawa warga dengan kasus TB ke Puskesmas terdekat.

“Kader nantinya akan mendampingi pengobatan pasien tersebut sampai sembuh, serta melakukan penelusuran kontak terdekat dan melakukan sosialisasi terhadap penyakit ini. Ujung tombak program penanganan ini memang ada di para kader tersebut,” katanya.

Koordinator Program Penanganan TB Kabupaten Patioh Yasir Al Imron, jumlah kader TB belum ideal, sebab ada sejumlah puskesmas yang belum diintervensi agar program penanganan TB bisa lebih optimal.

Seperti di antaranya, Puskesmas Cluwak, Dukuhseti, Batangan, dan Puskesmas Pucakwangi. (Agus Pambudi, Pati)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00