Tren Kasus Covid-19 di Pati Menurun

KBRN, Pati: Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pati, menunjukkan tren menurun. Hanya saja, masih ada temuan-temuan kasus baru.

Grafik penularan Covid-19 di Kabupaten Pati secara umum menurun. Ruang-ruang isolasi di rumah sakit dan di rumah karantina mulai banyak yang kosong.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, untuk saat ini kasus terkonfirmasi positif ada enam yang semuanya di rawat di RSUD RAA Soewondo, serta delapan orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah karantina.

“Grafik Covid-19 di Kabupaten Pati turun, tapi masih ada temuan-temuan. Seperti kemarin kasus guru yang melayat di Kendal, setelah pulang sehari kemudian sakit mengalami panas badan masuk rumah sakit akhirnya meninggal," ujarnya. 

Keluarganya lalu dilakukan tracing dan akhirnya positif. Mereka lalu diminta untuk mondok di rumah sakit dan teman-teman gurunya ada dua yang diisolasi di RSUD RAA Soewondo.

Temuan-temuan kasus baru ini, menurut Haryanto masih wajar, karena pandemi belum bisa tuntas. Namun, penurunan kasus terkonfirmasi dengan adanya intervensi vaksinasi cukup signifikan, dibanding pada periode sebelumnya.

“Kalau vaksin jumlah yang dihitung baru sekitar 25 ribuan, masih jauh dari sasaran vaksinasi. Jumlah penduduk Kabupaten Pati itu 1,3 juta jiwa, kalau sasaran vaksin diluar anak-anak dan balita sekitar 800 ribuan orang,” katanya.

Untuk mengendalikan dan mencegah terjadinya penularan di kalangan guru yang tengah bersiap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), kouta vaksin yang akan kembali diterima fokus untuk para guru, sebagian lansia.

Meskipun ada vaksin, Bupati Haryanto yang juga Ketua Satgas Covid-19 Pati belum bisa menjangkau semua, dan masih mengetatkan PPKM dan protokol kesehatan. Upayanya dengan mengedepankan mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. (Agus Pambudi Pati)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00