Bridge PWI Jateng Uji Coba Lawan Kabupaten Semarang

KBRN, Semarang : Harapan besar digantungkan untuk tim bridge wartawan Provinsi Jawa Tengah, dan tim pelajar Kabupaten Semarang, jelang dua event akbar yang akan mereka hadapi. 

Tim bridge Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Jateng bersiap menyongsong Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII di Jatim, 21-27 November mendatang. Adapun tim pelajar Kabupaten Semarang, 16-17 Juli ini akan berkompetisi dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jateng, di Kota Semarang.

Guna bersiap menghadapi dua ajang tersebut, kedua tim bertemu untuk beruji coba di kantor redaksi Suara Merdeka, Minggu (3/7). Masing-masing tim menurunkan tiga pasangan dan memainkan 12 board. Tim Siwo Jateng menurunkan pasangan Wahyu Wijayanto/Totok, Ananto Pradono/Yudhatama, dan Saptono Joko/Imam Nuryanto. 

Di lain pihak, tim POPDA Kabupaten Semarang menurunkan FX Lintang Cahya Gumelar/Ahmad Ali Tsauban, Chaesar Devara Nizami/Ananda Ilyaza Abdillah, serta Aretha Ardelia/Ayuning Agya Nugrahaeni. Ketiga pasangan junior tersebut semuanya merupakan siswa SMAN 1 Ungaran yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan bridge junior Jateng.

Setelah 12 papan, Ananto/Yudhatama meraup poin tertinggi 57. Adapun Aretha/Ayuning (53 poin), dan Wahyu/Totok (40 poin), melengkapi posisi tiga besar. 

‘’Uji coba ini sangat penting untuk kedua tim sebelum menghadapi POPDA Jateng dan Porwanas,’’ ungkap pelatih bridge tim Kabupaten Semarang, Kusumo Hararyo. 

Atlet senior sekaligus Sekretaris Bidang Bride Masuk Sekolah PB Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) tersebut menambahkan, dengan uji coba melawan tim senior wartawan, pihaknya bisa mengukur kemampuan para atletnya. Dalam POPDA Jateng nanti, ia menargetkan satu emas dari empat nomor yang dipertandingkan. 

Saingan Berat

Keempat nomor itu adalah, pasangan putra, pasangan putri, pasangan campuran, dan beregu. Target itu sejalan dengan prestasi dalam kualifikasi POPDA Jateng beberapa waktu lalu. Saat itu pasangan putri Aretha Ardelia/Ayuning Agya Nugrahaeni, meraih peringkat pertama.

‘’Kabupaten Banyumas dan Kota Semarang seperti biasa akan menjadi saingan berat,’’ ungkap pria yang dikenal malang melintang sebagai pengasuh bridge di banyak sekolah di Jateng tersebut.

Sementara itu Siwo PWI Jateng banyak diperkuat atlet yang turun dalam Porwanas 2016 Jawa Barat. Akhir tahun lalu, mereka juga tampil dalam Pra-Porwanas di Yogyakarta. Sejumlah agenda telah disiapkan sebelum berangkat ke Jatim November mendatang. Selain beberapa agenda uji coba, juga kejuaraan resmi seperti Kejurkot Bridge Semarang bulan depan. 

‘’Sejumlah agenda yang disiapkan sebagai pemantapan sebelum Porwanas Jatim. Selama lebih dari setahun ini kami mengintensifkan latihan,’’ ungkap penanggung jawab tim bridge Siwo PWI Jateng Saptono Joko. 

Dikatakan, peta kekuatan bridge wartawan se-Indoinesia sudah tergambar dalam Pra-Porwanas di Yogyakarta. Karena itu, pihaknya optimistis Jateng dapat meraih medali. 

‘’Mendapat medali merupakan target minimal, syukur-syuklur emas. Kami tak ingin muluk-muluk memasang target, namun melihat persaingan kami optimistis,’’ tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar