Percepat Layanan Administrasi, Desa Kalipucang Wetan Luncurkan WKW

KBRN, Batang : Pemerintah Desa Kalipucang Wetan berupaya melakukan percepatan layanan administrasi bagi warganya dengan meluncurkan aplikasi Warta Kalipucang Wetan (WKW).

Aplikasi tersebut sebagai realisasi dari program Smart Village yang digagas sejak awal Bupati Batang Wihaji menjabat.

“Kelebihannya untuk mempermudah database warga dan pemerintah desa sehingga mempercepat layanan administrasi. Contohnya dalam pembuatan surat menyurat seperti surat pengantar SIM, KTP, KK, SKCK maupun lainnya melalui satu aplikasi, kepala desa tinggal tanda tangan,” terang Kepala Desa Kalipucang Wetan Mundakir, saat launching aplikasi WKW, Jumat (8/10/2021).

Selain layanan administrasi, pelaku UMKM pun dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mempromosikan produknya.

“Pembuatan aplikasi tersebut bersumber dari Dana Desa dengan anggaran sebesar Rp25 juta,” bebernya.

Kedepan Pemerintah Desa akan berdiskusi dengan tim teknis untuk menambahkan barcode dalam aplikasi tersebut, sehingga layanan makin mudah dimanfaatkan di tingkat Rukun Tetangga (RT).

“Sosialisasi sudah dilakukan hingga ke tingkat RT, sebelum aplikasi ini diluncurkan sejak dua pekan yang lalu. Bagi warga yang ingin menggunakan aplikasi bisa mengunduh melalui playstore dengan nama WKW,” ungkapnya.

Wihaji menyampaikan, di masa digitalisasi teknologi, seluruh pelayanan diharuskan transparan. Sehingga nantinya seluruh desa menjadi Desa Pintar atau Smart Village dalam memberikan pelayanan kepada warganya.

“Warga bisa terlayani secara transparan, apapun pelayanan yang diinginkan ada dan bisa dilakukan dengan memanfaatkan gawai. Termasuk tadi, bisa melihat Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), program kerja, UMKM hingga sejarah terbentuknya desa,” ungkapnya.

Ia mengharapkan, aplikasi ini nantinya berkembang sehingga dapat diketahui data kemiskinan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data lainnya secara terbuka.

“Aplikasi ini rencananya akan diintegrasikan ke program yang ada di kabupaten, hasilnya akan luar biasa. Semua transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi,” terangnya.

Wihaji memastikan, keamanan data di aplikasi itu terjaga, karena dalam sistem sudah difasilitasi dengan baik.

“Tetapi tetap harus dilindungi, khususnya data pribadi,” tandasnya. (MC Batang Jateng/Heri)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00