Eduwisata Jadi Andalan Desa Wisata Kandri

Kegiatan eduwisata di Desa Wisata Kandri (dok : Instagram desawisatakandri

KBRN, Semarang : Desa Wisata Kandri yang berbasis daya tarik alam dan budaya kini semakin berkembang dengan berbagai paket wisata yang ditawarkan. Ketua Pokdarwis Pandanaran Desa Wisata Kandri, Saiful Anshori mengatakan, awalnya pada tahun 2014 mereka mencoba menjual paket wisata dan ternyata kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bahkan, pada tahun 2018 pendapatan kotor mereka mencapai milyaran rupiah.

Saiful mengatakan, konsep desa wisata berbeda dengan obyek wisata. Desa wisata lebih mengarah pada menjual “kegiatan” yang ditawarkan dalam berbagai paket wisata berbasis community based tourism.

“ Paket wisata yang kita jual itu what to do, bukan what to see selayaknya obyek wisata. Kalau obyek wisata disini itu ya Waduk Jatibarang dan Goa Kreo. Nah, kegiatan dalam paket-paket wisata ini yang kita jual kepada wisatawan ,” jelasnya.

Saiful mengaku, paket wisata yang paling diminati biasanya adalah eduwisata, yaitu wisata pembelajaran bagi anak sekolah. Kegiatan eduwisata ini berisi jelajah sendang, sawah, atau perkebunan yang juga diisi praktik menanam singkong maupun padi bagi anak-anak.

“Tentunya karena untuk anak-anak, maka penyampaiannya juga sudah kami sesuaikan dengan kisi-kisi pembelajaran di sekolah,” terangnya.

Namun, ia mengakui setelah adanya pandemi, penghasilan para warga menurun drastis hingga 98%. Setelah pandemi, pengembangan paket wisata agak bergeser dari community based tourism menjadi paket wisata ke kelompok kecil atau keluarga seperti wisata petik buah dan cooking class.

Selain wisata berbasis alam, Desa Wisata Kandri juga memiliki wisata budaya yang disajikan dalam calender event. Saiful mengingkapkan, hingga saat ini sudah ada 5 agenda yang rutin dimasukkan dalam calender event, yakni Nyadran Kali, Nyadran Kubur, Mahakarya dan Sesaji Rewanda, Barikan. Ke depan, ia berencana menambah satu agenda rutin lagi, yakni festival Obang-Abing yang sudah diuji coba ditampilkan pada awal Agustus lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar