Pati Terbesar Kedua se Jateng dalam Operasi Rokok Ilegal di 2021

KBRN, Pati : Diskominfo Pati mengadakan acara sosialisasi penegakan hukum pemberantasan rokok dan pita cukai ilegal di aula Dinas Kominfo Pati, Rabu (6/7/2022). Sosialisasi ini menggandeng kalangan seniman campursari yang dilakukan secara streaming dan diunggah dibeberapa kanal dan YouTube channel yang dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Pati, TV Lokal dan radio.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto menekankan, Gempur Rokok Ilegal harus selalu disosialisasikan karena potensi pendapatan negara yang hilang sangat besar yang seharusnya bisa untuk meningkatkan kemakmuran rakyat. “Carilah rokok yang ada pita cukainya, negeri ini dihantam pandemi. Sedangkan cukai salah satu penopang pandemi tersebut,” katanya usai membuka sosialisasi.

Ratri juga menambahkan, teman-teman seniman lokal sebagai bentuk apresiasi untuk eksistensi seniman dan ikhtiar kita untuk Nyawiji Mbangun Pati Kang Mukti. 

Dalam kegiatan virtual tersebut, Hadir dari Bea Cukai Kudus, Didit Ghofar. 

Menurut Didit Ghofar, mengapa rokok ilegal harus ditindak, yaitu karena merugikan negara, menimbulkan persaingan yang tidak sehat dan merugikan dari segi kesehatan. Selama ini Kantor Bea Cukai Kudus telah bekerjasama dengan Pemda untuk sosialisasi dan operasi pasar, mengadakan talkshow radio, pemasangan baliho, spanduk, pemasangan stiker di toko/warung dan mendukung didirikan KIHT (Kawasan Industri Hasil Tembakau).

Narasumber dari Satpol PP, Kabid PPHD Djuharianto menambahkan bahwa selama di Tahun 2021, Pemkab Pati berhasil menyita 130.000 batang rokok, operasi pasar ini terbesar kedua se wilayah Jawa Tengah. Satpol PP juga tidak langsung mengadakan operasi pasar, Tim Gabungan sendiri sebelumnya sudah melakukan deteksi dini dan banyak toko/warung yang berjualan dua jenis rokok, baik yang legal maupun ilegal.

Acara ini dimoderatori oleh Drajat Kiswanto, dari Bagian Perekonomian Setda Pati, sebagai sekretariat pengelola Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.(Agus Pambudi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar