Peternak Sapi Kendal Berharap Segera Terima Bantuan Vaksin PMK

KBRN, Kendal : Para peternak dan pedagang hewan ternak di Kendal berharap bisa segera mendapatkan bantuan vaksin untuk penyakit mulut dan kuku atau PMK. Semula para pedagang merasa senang, karena pemerintah menjanjikan memberikan bantuan vaksin untuk semua hewan ternak, baik sapi, kerbau dan kambing. Namun sampai saat ini, bantuan vaksin yang ditunggu-tunggu belum juga kunjung datang.

Edy Subianto, pedagang hewan sapi di Desa Lanji, Kecamatan Patebon mengatakan, belum mendapatkan bantuan vaksin sama sekali. Harapannya, bisa segera mendapatkan vaksin PMK, agar sapi-sapinya bebas dari PMK. Ia mengaku sangat repot menangani hewan sapi yang terkena PMK. Selain harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli obat, vitamin, ramuan tradisional dan lainnya, juga membutuhkan waktu dan tenaga untuk merawatnya.

"Karena PMK ini perawatan harus ekstra dan lebih telaten, setiap hari harus dipantau. Biaya perawatan juga tambah untuk beli obat, sekitar lima ratus ribu lebih untuk perawatan satu ekor," katanya.

Peternak sapi di Kelurahan Candiroto Kendal, Taufik Ismail pun berharap segera mendapatkan bantuan vaksin PMK. Sebagai peternak yang nyambi jual beli sapi pun merasa was-was dengan adanya wabah PMK, meski ia tidak membeli sapi dari luar Kendal. Untuk menjaga kesehatan sapi peliharaan, ia membeli obat sendiri di toko. Ia mengaku belum ada bantuan apapun dari pemerintah, meski sudah didatangi petugas. "Belum ada bantuan vaksin atau obat-obatan yang masuk, dari desa cuma ambil foto-foto di kandang, tetapi belum ada tindak lanjutnya," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, bantuan vaksin dari pemerintah jumlahnya sangat terbatas.

Pihaknya baru menerima bantuan vaksin sebanyak 700 dosis, dan sudah habis digunakan hanya untuk wilayah Kecamatan Sukorejo dan Plantungan, yang populasinya paling banyak. Vaksin diberikan untuk hewan sapi yang sehat atau tidak terkena PMK. "Kami cuma dapat vaksin 700 dosis dan disalurkan di Kecamatan Sukorejo dan Plantungan, diprioritaskan untuk sapi yang sehat. 

Pandu berharap, segera mendapatkan tambahan vaksin PMK lagi, karena masih ada ribuan hewan ternak, baik sapi, kerbau dan kambing yang juga membutuhkan vaksin. "Kami masih minta tambahan vaksin ke provinsi," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar