FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Alokasi Dana Belum Siap, Pemkot Pekalongan Belum Putuskan Status Tanggal Darurat Bencana

Walikota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid Tinjau Lokasi Rob Kelurahan Tirto

KBRN, Pekalongan : Hingga hari ini, Pemerintah Kota Pekalongan belum memutuskan status tanggal darurat bencana meski tercatat ribuan warga terdampak banjir air laut pasang.

Sebanyak 5 ribu KK atau  sekitar 19 ribu warga Kota Pekalongan terdampak banjir rob akibat gelombang pasang sejak Senin (23/5/2022). Namun hingga Kamis (26/5/2022), Pemkot setempat belum memutuskan status tanggal darurat bencana, artinya Pemkot Pekalongan belum menyiapkan alokasi dana. Kendati demikian pemkot sudah koordinasi dengan Baznas dan KORPRI Peduli untuk membantu korban banjir rob.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE usai meninjau tanggul jebol di sungai Meduri, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan Rabu (25/5/2022) sore. "Kami belum lakukan tanggap darurat karena kriterianya belum mencukupi. Kami akan lihat dulu siklus panjang gembong pasang sampai dengan besok," terangnya.

Aaf berharap tak ada perubahan besar, banjir rob besok harapannya sudah surut. Anggaran bencana baru akan disiapkan jika status tanggap darurat. "Kami sudah koordinasi dengan Baznas Kota Pekalongan dan KORPRI Peduli. Mereka siap membantu korban banjir baik untuk logistik, pakaian pantas pakai, dan sebagainya," sebutnya.

Menurut dia, untuk banjir rob ini yang terdampak parah yakni Pekalongan Utara dan Barat. Sebetulnya untuk yang di Barat ini jika tak ada tanggul jebol air sungai Meduri hanya akan limpas. Namun karena jebol, air meluas di daerah Tirto. (Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar