496 Calon Jamaah Haji Asal Kabupaten Kendal Siap Berangkat ke Tanah Suci

KBRN, Kendal : Kabupaten Kendal hanya mendapat kuota 496 orang yang masuk daftar calon jamaah haji tahun 2022. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kendal H Mahrus saat acara Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Kendal di pendapa Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin (23/5/2022). Jumlah tersebut sudah termasuk petugas yang akan mendampingi para jamaah. Untuk cadangan sebanyak 28 orang yang pemberangkatannya terpisah.

 

Mahrus mengatakan, mereka yang diberangkatkan ini adalah calon jamaah haji yang tertunda pemberangkatannya pada 2020, karena kondisi pandemi Covid-19. Sebenarnya jumlah awal sebanyak 1.200 orang, namun yang bisa melakukan pelunasan pembayaran biaya haji pada tahun 2020 hanya 978 orang. "Ada beberapa yang menunda berangkat, karena tidak bisa berangkat dengan suami atau dengan orang tuanya yang usianya di atas di atas 65 tahun," katanya.

 

Pemerintah Arab Saudi di tahun 2022 mengeluarkan kebijakan, untuk persyaratan yang bisa berangkat menunaikan ibadah haji maksimal berusia 65 tahun. Dengan adanya kebijakan tersebut, dari 978 orang yang memenuhi syarat berusia di bawah 65 tahun hanya 597 orang. Calon jamaah haji tersebut berdasarkan hasil verifikasi yang dikeluarkan pada 20 Mei 2022. 

"Batasan usia 65 tahun itu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi, bukan dari pemerintah Indonesia. Semoga setelah kondisi normal, sehingga pemerintah Arab Saudi bisa membuat kebijakan baru di tahun yang akan datang, sehingga kuota jamaah haji Indonesia bisa normal kembali," harapnya.

 

Menurut dia, persiapan sudah dilakukan, seperti paspor dan vaksinasi lengkap. Perlengkapan koper juga  sudah bisa diambil di Kantor Kemenag Kendal. Untuk pembagian kloter dan jadwal pemberangkatan masih menunggu. Sebelum terbang di bandara, calon jamaah haji harus menjalani tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 72 jam. "Semua persiapan sudah beres, seperti pembuatan paspor dan vaksinasi lengkap, semoga semua sehat dan nanti bisa berangkat semua," ujarnya.

 

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengingatkan, karena kondisi pandemi belum tuntas, maka protokol kesehatan dijaga dengan baik. Harapannya agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan aman dan setelah menunaikan ibadah haji bisa menjadi haji mabrur.

 

"Kegiatan bimbingan teknis haji ini, agar benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga informasi yang dibutuhkan terkait dengan keberangkatan haji bisa berjalan lancar, sehingga bisa beribadah haji dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar