Usai Kebakaran, Pedagang Pasar Brambang Minta Segera Relokasi 

KBRN, Demak : Puing sisa kebakaran Pasar Brambang pada Kamis (20/1/2022) masih berserakan. Meski demikian, puluhan pedagang tetap menggelar lapaknya di bawah sisa reruntuhan bekas kios mereka. 

Karmila pedagang sembako mengemukakan, kerugian yang di deritanya lantaran sudah jauh hari mempersiapkan stok sembako menjelang bulan suci Ramadan.  

"4 kios ludes, belum bisa memperkirakan total kerugian. Padahal sehabis mengisi kios dengan dagangan penuh, persiapan bulan suci Ramadhan," tuturnya kepada rri.co.id, Sabtu (22/1/2022).

Ia mengatakan, amukan api melahab 229 kios pedagang begitu cepat. Saat tiba di lokasi ia hanya bisa pasrah.  Kios miliknya sudah ludes terbakar. 

"Jam 12 api sudah membumbung, mau berusaha menyelamatkan dagangan, dihadang petugas," sambungnya. 

Sri Setyorini pedagang lain mengaku hanya bisa berharap relokasi segera dilakukan. 

"Segera di percepat, supaya kondisi kembali normal. Bagaimana lagi, disini menjadi mata pencaharian lebih dari 200 pedagang," paparnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Demak Iskandar Zulkarnain menyebut, alokasi dana relokasi sudah disiapkan melalui anggaran pergeseran mendahului perubahan Dindagkop.

Untuk menyiapkan pasar darurat itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan  Pengelolaan Keuangan Pendapatan Aset Daerah (BPKPAD) terkait status bencana tersebut bisa dikategorikan bencana sosial atau tidak.

“Hampir 50 persen los dan kios terbakar. Kalau kejadian ini bisa masuk bencana sosial, maka dapat menggunakan dana tak tersangka (DTT). Kita kaji bersama dengan BPKPAD," ujarnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar