HDI 2021, Disabilitas Blora Ingin Hadiah Perbup

KBRN, Blora :  Penyandang Disabilitas Blora Mustika (DBM)  menuntut adanya Peraturan Bupati (Perbub) terkait pemenuhan hak-hak dan perlindungan disabilitas di Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2021. 

Ketua DBM Abdul Ghofur mengatakan, adanya Perbub sangat penting untuk mendukung pemenuhan hak bagi program pemberdayaan penyandang disabilitas. 

Ghofur mengungkapkan ketiadaan Perbub selama ini cukup mempersulit penyandang disabilitas dalam menuntut pemenuhan haknya. Termasuk soal program penganggaran untuk pemberdayaan disabilitas. 

"Saya hanya minta satu saja. Perbub. Tidak lain. Pengalaman selama ini kita kesulitan untuk mendapatkan program anggaran. Alasannya karena belum ada Perbub. Jadi kita minta hadiah itu di HDI tahun ini," kata Ghofur di sekretariat DBM, Jumat (3/12/2021). 

Dia mengatakan, sejak adanya Perda Nomor 13 tahun 2019 tentang pemenuhan hak dan perlindungan disabilitas di Kabupaten Blora, segala bentuk pemenuhan hak penyandang disabilitas belum terakomodir. 

"Contoh terkait aksesbilitas, kuota memperkerjakan 1 persen bagi penyandang disabilitas selama ini di Blora belum berjalan. Karena apa, memang harus ada Perbubnya. Kalau tanpa Perbub itu tidak bisa berjalan," katanya. 

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Perempuan Difabel (Perdifa) Kabupaten Blora Siti Muntarin mengungkapkan, pentingnya Perbub disabilitas. Sebab selama ini Perempuan Difabel cukup kesulitan mengakses program penganggaran dari pemerintah. 

"Padahal perempuan difabel di Blora ini banyak yang punya bakat. Baik yang membuat kerajinan, makanan dan menjahit. Tapi kita gak bisa melakukan pemberdayaan  karena tidak adanya support anggaran yang berkelanjutan dari pemerintah," ungkapnya. 

Terlebih, kata Siti, dukungan pemerintah di tingkat bawah baik desa maupun kelurahan terhadap Perdifa juga sangat kurang. 

"Di tingkat desa dan kelurahan kita juga gak pernah dilibatkan dalam berbagai kegiatan, seperti PKK, Musdes, padahal kan kita juga ingin menyumbangkan pikiran kita disitu. Tapi nyatanya tidak bisa," pungkasnya.

(Ramananda)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar