Raih WTP Enam Kali Beruntun, Pemkot Pekalongan Terima Penghargaan Kemenkeu

KBRN, Pekalongan : Setelah mampu mempertahankan opini tertinggi yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dalam kurun waktu enam tahun berturut-turut, Pemerintah Kota Pekalongan mendapat penghargaan berupa plaķat khusus dari Kementerian Keuangan.

Plakat khusus tersebut diserahkan oleh Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DPJb) Provinsi Jawa Tengah, Midden Sihombing  kepada Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE didampingi Wakil Wali Kota Pekalongan, H Salahudin STP bertempat di Ruang Kresna Setda Kota Pekalongan, Senin (18/10/2021). 

Selain itu, Kota Pekalongan juga menerima piagam WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020. Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Hj Sri Ruminingsih SE MSi seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

Walikota Pekalongan yang akrab disapa Aaf tersebut  merasa sangat bersyukur dan sangat bangga dengan capaian WTP secara berturut-turut dan ini adalah yang ke 6 kalinya. Namun demikian peningkatan dan evaluasi yang saat ini dicapai harus terus dilakukan perbaikan guna meningkatkan kualitas laporan keuangan berikutnya.

“Capaian penghargaan WTP enam kali berturut-turut ini mudah-mudahan bisa menambah semangat  kinerja seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Pekalongan supaya lebih giat bekerja lagi. Kami sebetulnya merasakan tekanan terhadap penghargaan WTP ini,dimana mempertahankan penghargaan itu lebih sulit daripada meraih,” terangnya.

Dia menyebutkan, kendati demikian,Kota Pekalongan sudah 6 tahun berturut-turut mempertahankan penghargaan WTP ini. Dimana, hal ini menunjukkan bahwa ada motivasi yang lebih besar lagi untuk Pemkot Pekalongan mempertahankan penghargaan serupa di tahun-tahun mendatang. Pihaknya berharap, dengan diraihnya WTP 6 kali berturut-turut ini,kinerja jajaran Pemkot Pekalongan bisa semakin ditingkatkan kembali.

“Harapannya, penghargaan ini bisa memberi motivasi dan penambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Pekalongan dengan berbagai permasalahan yang ada yang belum teratasi seperti banjir dan rob, limbah, sampah, pembangunan Pasar Banjarsari, dan keterbatasan anggaran daerah yang juga sempat direfocussing untuk penanganan Covid-19," ungkapnya.

Saat ini kondisi Covid-19 di Kota Pekalongan sudah semakin kondusif dan tinggal tugasnya bagaimana memulihkan ekonomi masyarakat dan menyelesaikan pembangunan-pembangunan di Kota Pekalongan. Pihaknya berharap, penghargaan WTP ini bukan yang diterima terakhir untuk Kota Pekalongan

Sebab, targetnya kinerja bisa maksimal dan diapresiasi oleh penghargaan, salah satunya penghargaan WTP ini dalam rangka memberikan pelayanan terbaik demi kemaslahatan masyarakat Kota Pekalongan.

Sementara itu, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DPJb) Provinsi Jawa Tengah, Midden Sihombing mengucapkan selamat kepada Kota Pekalongan atas prestasi memperoleh WTP 6 kali secara berturut turut. Prestasi ini patut dibanggakan dan berharap Kota Pekalongan tahun depan mendapatkan WTP lagi.

Midden menjelaskan, dengan diperolehnya WTP 6 kali berturut-turut ini,Kota Pekalongan mendapatkan dana alokasi sebesar Rp 58,7 miliar untuk program fisik yang akan direalisasikan sampai Bulan Desember nanti sebesar Rp 51,2 Miliar. 

“Keberhasilan Pemkot Pekalongan meraih penghargaan WTP enam kali berturut-turut dikarenakan pengelolaan keuangan daerah dan sistem pengendalian internal berjalan dengan baik. Dimana tidak hanya keuangan dan asetnya saja tapi semakin baik pula fungsi dan tanggung jawab pemerintah daerah karena setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan bagi kepentingan dan manfaat untuk masyarakat. Harapan kami kedepan Pemkot Pekalongan semakin termotivasi dan bisa selalu mempertahankannya untuk terus memberikan pelayanan terbaik, kinerja yang baik dan mempertahankan lagi WTP di tahun-tahun yang akan datang,”pungkas Midden.(Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00