Hari Pangan Sedunia, Pemkab Kendal Gelar Produk Pertanian Unggulan

KBRN, Kendal : Pemkab Kendal memperingati Hari Pangan Sedunia  yang diperingati tiap tanggal 16 Oktober dengan menggelar produk-produk pertanian dan hasil olahan pertanian. Peringatan Hari Pangan Kabupaten Kendal dipusatkan di Lapangan Desa Karanganyar Kecamatan Plantungan bersama sejumlah anggota kelompok tani dan kepala desa se Kecamatan Plantungan, Kamis (14/10/2021).

Peringatan Hari Pangan Sedunia ini dibarengkan dengan peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan tanggal 26 Agustus hingga 26 September, Hari Tani Nasional tanggal 24 September dan Hari Kopi Sedunia tanggal 1 Oktober.

Puncak peringatan ini dihadiri Wakil Bupati Kendal, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal dan Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal, serta pejabat terkait dari Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal Tjipto Wahjono mengatakan, peringatan Hari Pangan Sedunia ini menjadi momen bagi petani untuk tetap semangat.

Hasil produk pertanian di Kabupaten Kendal yang selama ini bagus supaya ditingkatkan lagi. Kabupaten Kendal merupakan daerah penyangga beras dan jagung yang ikut menyuplai kebutuhan pangan nasional. "Pada tahun 2020 produksi padi mencapai 220.538 ton, dan untuk produksi jagung mencapai 222.921,5 ton," katanya. 

Tjipto mengatakan, kebutuhan pangan menjadi tantangan ke depan, karena lahan pertanian semakin sempit, sementara jumlah penduduk semakin meningkat. Untuk itu diupayakan supaya jangan sampai terjadi kelangkaan pangan atau rawan pangan.

Sampai saat ini luas lahan sawah di Kabupaten Kendal sekitar 24,08 persen, luas tegalan 22,04 persen, luas hutan 16,26 persen, luas perkebunan 7,67 persen. Sedangkan luas lahan bukan pertanian sekitar 24,78 persen dan lahan lain-lain 4,85 persen.

"Dengan lahan yang masih cukup dan didukung SDM petani yang kuat serta sinergitas pemerintah daerah dengan pusat menjadikan Kendal semakin handal," ujarnya.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, peringatan Hari Pangan Sedunia tiap tanggal 16 Oktober tujuannya meningkatkan kesadaran dan perhatian bersama tentang ketahanan pangan.

Personal pangan bukan hal yang disepelekan, tapi sangat penting dan harus diperhatikan pemerintah. Karena jika terjadi krisis pangan di suatu daerah, bisa menyebabkan terjadinya kegaduhan sosial yang sulit diatasi. Karenanya, sudah sepatutnya kita berterima kasih kepada para petani di desa, karena berkat petani, maka kehidupan di daerah kita tetap terjaga.

"Kami memberikan penghargaan kepada para petani dan semua pihak yang terlibat dalam pemenuhan pangan nasional," katanya. 

Wakil Bupati Kendal Basuki mengatakan, bahwa tantangan pertanian di masa pandemi memang tidak mudah, karena terjadi perlambatan ekonomi yang cukup signifikan, namun sektor pertanian harus bergerak cepat dan melaju untuk memenuhi kebutuhan pangan. Peringatan Hari Pangan Sedunia ini untuk mengevaluasi dan menginovasi sektor pertanian, khususnya kesejahteraan petani, walaupun lahan yang dimiliki atau digarap semakin terbatas.

"Inilah pentingnya penanganan masalah pangan, baik di tingkat nasional maupun lokal. Namun peringatan ini menunjukkan ketahanan pangan di Kendal, bahwa pertanian di Kendal sangat produktif dan mampu mendukung ketahanan pangan," ujarnya.

Pada peringatan Hari Pangan ini diserahkan bantuan bibit jambu kristal 1.000 batang kepada Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Sidodadi Patean, bibit alpukat 2.000 batang kepada Kelompok Tani Kismo Mukti Desa Bringinsari Sukorejo, bibit jagung untuk 3.452 hektar kepada Kelompok Tani Subur Desa Gedong Patean. 

Selain itu diserahkan bantuan traktor roda dua sebanyak 12 unit kepada Gapoktan Rindu Alam Desa Karanganyar Plantungan. Pembangunan dam parit 1 unit senilai Rp. 120 juta untuk Kelompok Tani Podo Maju Desa Tirtomulyo Plantungan, rehabilitasi jaringan irigasi 1 unit senilai Rp 75 juta untuk Kelompok Tani Sahabat Desa Parakan Sebaran Pageruyung.

Penyerahan CSR Sarana Pengolahan untuk Gapoktan Tani Makmur Desa Tampingwinarno Sukorejo.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00