Airlangga Hartarto Puji Penanganan Covid-19 di Kudus

KBRN, Kudus : Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus pernah mengalami kenaikan tajam. Kala itu, penambahan kasus aktif harian Kudus dan warga yang meninggal dengan positif Covid-19 tinggi.

Pemerintah Kabupaten Kusus bersinergi bersama Forkopimda Kudus terus berupaya dan tak kenal lelah untuk melakukan penanganan Covid-19, hingga angka kasus harian sampai saat ini melandai.

Penjelasan Bupati Kudus Hartopo didampingi Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma tersebut disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat Rakor Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level IV secara virtual di Command Center Kudus, Sabtu (31/7/2021).

Hartopo juga menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, media untuk mensosialisasi kepada masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan. Pihaknya juga melibatkan relawan untuk penanganan kasus Covid-19. Ketua RT pun diakomodir memaksimalkan Jogo Tonggo sehingga warga yang terpapar dapat ditangani secara efektif.

Hartopo pun menyampaikan desa menyiapkan tempat isolasi agar warga yang isolasi mandiri dapat ditangani lebih intensif.

"Kami bersinergi bersama, bergotong royong agar warga yang terpapar Covid-19 langsung ditangani dan dilaksnakan tracing. Kami menggandeng para tokoh dan media untuk mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan," jelasnya.

Kondisi saat ini, angka kasus Covid-19 harian di Kudus telah melandai. Semakin banyak desa di Kudus telah menunjukkan penurunan kasus Covid-19. Kamar tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit Kudus juga banyak yang kosong.

Hal tersebut juga tak lepas dari bantuan tenaga kesehatan, logistik, dan dukungan moril baik dari pemerintah pusat dan provinsi sehingga Kabupaten Kudus dapat melewati masa masa krisis Covid-19 dengan baik.

"Kami juga berterimakasih kepada Kapolri, Panglima TNI, Menkes, Gubernur Jateng, Pangdam dan Kapolda yang telah membantu kami sehingga penanganan Covid-19 bisa maksimal," paparnya.

Sementara itu, Indarto memaparkan secara komprehensif upaya Kudus menangani kasus Covid-19. Seperti melakukan testing tracing dan treatment. Lalu percepatan vaksinasi maupun penanganan warga yang isolasi mandiri.

Pihaknya juga menjelaskan melakukan operasi yustisi secara terus menerus, penyekatan jalan pada jalur masuk Kabupaten Kudus, dan penanganan di wilayah industri. Dirinya mengungkapkan industri mengatur sif para pegawai dan mengatur waktu istirahat menjadi dua termin.

"Kami melakukan aksi sampai ke tingkat RT. Kami berupaya maksimal untuk melakukan pencegahan dan penanganan warga yang terpapar Covid-19," ucapnya.

Sementara itu, Airlangga Hartarto menyampaikan penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus dapat dijadikan contoh oleh daerah lain. Terutama penerapan protokol kesehatan di industri yang dinilai telah baik.

"Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus bisa dijadikan contoh daerah lain. Di tataran industri pun penanganannya telah baik," pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan konferensi video Rakor evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan yang diikuti oleh gubernur dan bupati/walikota seluruh Indonesia. (Roy Kusuma – Kabupaten Kudus)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00