Pelukis Hartono Gelar Pameran di Kendal

KBRN, Kendal : Forum Komunitas Kantung-Kantung Budaya Kendal  (FK3BK) menggelar Pameran Seni Lukis Karya Hartono selama satu pekan di Balai Kesenian Remaja (BKR) Kendal mulai Sabtu (12/6/2021) malam. Pameran lukisan bertema "Menafsir Bapak Bangsa" memajang 14 lukisan berukuran 2x3 meter, di antaranya lukisan Bung Karno, Gus Dur, dan Presiden Jokowi yang dipadukan dengan tokoh wayang.

Pameran dibuka Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki dan dihadiri para tokoh pemuda Kendal. Acara pembukaan diramaikan aksi membaca puisi dan musik akustik serta sarasehan.

Suhartono (60) yang biasa dipanggil Mas Ton adalah seniman lukis asal Semarang sejak tahun 1980. Dia pernah mengikuti pameran bersama, seperti di antaranya di Jakarta, Surabaya, Bandung, Ujungpandang, Yogyakarta, Semarang hingga di Jepang dan Polandia. Adapun, pameran tunggal sudah enam kali di Surakarta dan Semarang. 

Mas Ton mengatakan, tujuan menggelar pameran ini untuk membangun budaya. Dengan berkesenian, bisa menjadi spirit bersama untuk membangun budaya. Apapun keadaannya supaya terus berkarya, sehingga akan timbul gagasan-gagasan baru. "Kami bersama teman-teman di Kendal berharap, apapun keadaannya agar tidak ragu bergerak, sehingga selalu timbul gagasan-gagasan baru," katanya.

Dikatakan, karya lukisannya beraliran kontemporer yang menyajikan kondisi kekinian. Sedangkan lukisan tokoh, seperti Bung Karno yang dipadukan dengan wayang, katanya karena Bung Karno suka dengan kesenian wayang. "Kalau saya baca buku, Bung Karno itu suka dengan wayang," ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki berharap dengan digelarnya pameran lukisan ini bisa menjadi tonggak bangkitnya seniman lukis, terutama generasi pemuda dan anak-anak, sehingga bisa memiliki jiwa-jiwa seni. Oleh karena itu, ia mengapresiasi bagi para pelaku seni di Kendal dengan adanya kegiatan pameran lukisan ini.

"Mudah-mudahan gagasan-gagasannya para pelaku seni di Kendal bisa terakomodir oleh pemerintah, tentunya dengan program yang inspiratif, sehingga pemerintah akan mendukung," ujarnya. Seniman Kendal, Kelana berharap, pemerintah daerah memperhatikan kesenian di Kabupaten Kendal. Pasalnya, banyak seniman dan anak-anak muda berbakat kesenian, tetapi terkendala dengan ruang atau tempat untuk berekspresi atau menyajikan karya-karya seninya.

Sejak dulu para seniman Kendal berharap ada gedung kesenian yang representatif di Kendal. "Anak-anak Kendal itu banyak memiliki bakat seni yang berkreasi di tempat sendiri-sendiri, karena di Kendal belum ada gedung kesenian yang representatif," katanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00