Unnes Anggarkan 3, 5 Milyar Untuk Kuota Internet Mahasiswa

KBRN, Semarang : Universitas Negeri Semarang (Unnes) anggarkan 3, 5 miliar rupiah untuk pembelian kuota internet mahasiswa selama dua bulan masa pandemi corona. Selain itu juga telah menyiapkan anggaran tambahan sebesar 1, 7 miliar rupiah jika masa pandemi belum usai.

Wakil Rektor II Dr. S Martono kepada RRI mengatakan, beberapa kebijakan diambil untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa. Diantaranya pemberian pulsa dan relaksasi pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Kami anggarkan pulsa bagi mahasiswa untuk dua bulan dan kami siapkan untuk satu bulan kedepan jika pandemi masih berlangsung,” ujarnya, Rabu (3/6/20).

Adapun besaran uang pulsa, Martono menerangkan berdasarkan dari provider yang digunakan oleh mahasiswa. Rata-rata uang pulsa internet bagi mahasiswa perbulan sekitar 50 ribu rupiah.

“Uang pulsa internet perbulan sekitar 50 ribu rupiah, tergantung provider yang digunakan mahasiswa,” ungkapnya.

Disisi lain Martono menjelaskan, untuk mahasiswa baru pembayaran UKT dapat diangsur selama tiga kali. Bahkan, mahasiswa dapat melakukan banding jika merasa keberatan dengan nominal UKT.

“Yang menetapkan UKT kan Kementerian Pendidikan RI dengan beberapa kategori. Lalu mahasiswa mengisi data pokok untuk masuk ke kategori pembayaran UKT. Namun jika mahasiswa keberatan, dapat mengajukan banding dan akan dilakukan survei,” terangnya.

Martono juga menjabarkan, untuk orang tua mahasiswa yang meninggal UKTnya otomatis mendapat keringanan tanpa mengajukan banding. Namun harus melaporkan ke rektorat.

“Kalau orang tua mahasiswa meninggal lapor ke rektorat, maka otomatis mendapat keringanan UKT pada semester depan,” imbuhnya.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00