69.513 Pelanggar Ditindak Selama Ops Patuh Candi Polda Jateng

KBRN, Semarang: Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng mencatat terdapat 69.513 pelanggar dari seluruh jajaran hingga batas waktu berakhirnya Operasi Patuh Candi sejak 23 Juli - 5 Agustus, Kamis (5/8/2020).

Dari jumlah itu 20.872 pelanggar ditilang dan 48.641  mendapat teguran. Sementara lakalantas menyentuh 518 kasus dengan korban meninggal 31 jiwa, luka berat 27 dan Luka ringan 658 dengan kerugian materi Rp. 383.500.000,00. 

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut meski ditengah pandemi Covid-19, tetapi bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran tetap di tilang. Terutama bagi pengendara yang melanggar lalu lintas hingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

"Operasi ini dilaksanakan di tengah pandemi virus corona atau covid-19, penindakkan pelanggar lalu lintas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya." Jelas Kapolda saat Anev Ops Patuh Candi 2020.

Tercatat kendaraan roda dua tetap menjadi pelanggar terbanyak dibanding dengan kendaraan roda empat dan kendaraan barang. Jenis pelanggaran terbanyak yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor adalah melawan arus lalu lintas dan tidak menggunakan helm dan pelanggaran stop line.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Arman Achdiat menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi patuh kali ini lebih mengedepankan tindakan preemtif 40%, kemudian preventif 40% dan penegakan hukum 20%.

"Dalam ops patuh kali ini kita mengedepankan tindakan pendisiplinan masyarakat terhadap tertib berlalulintas dengan mengedepankan preemtif dan preventif humanis selain itu juga memberikan sosialisasi dan himbauan tentang bagaimana masyarakat bersikap di masa adaptasi kebiasaan baru." tegas Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Arman Achdiat. Rabu malam (5/8/2020).

Selain pelanggaran aturan lalu lintas, Operasi Patuh Candi 2020 juga menyasar pengguna jalan yang tidak mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah di masa PSBB transisi.

Tidak lupa petugas selalu mengingatkan kepada pengguna jalan untuk menjaga kesehatan menggunakan masker saat berkendara atau beraktivitas diluar rumah guna selalu menaati ptotokol kesehatan dari pemerintah guna mencegah penyebaran Covid 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00