Anggota Komisi X Menilai Mahasiswa Wajar Jika Meminta Relaksasi UKT

KBRN, Semarang : Anggota Komisi X DPR RI, A.S. Sukawijaya menilai aksi mahasiswa yang menginginkan untuk bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim untuk membahas relaksasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) cukup wajar.

Legislator asal Partai Demokrat ini menilai seharusnya pemerintah juga melihat kondisi masyarakat saat ini yang sebagian besar pekerjaannya terdampak karena pandemi Covid-19.

Maka dari itu, relaksasi pembayaran biaya UKT bagi mahasiswa baik perguruan tinggi negeri maupun swasta perlu dilakukan di kondisi seperti sekarang ini.

“Wajar jika mahasiswa minta keringanan biaya UKT, mestinya pemerintah melek terhadap kesulitan rakyat termasuk biaya pendidikan dan seharusnya tidak perlu menunggu mahasiswa bergerak seperti ini,” ujar pria yang kerap disapa Yoyok Sukawi ini, Jumat (05/06/20).

“Setidaknya pemerintah harus punya sense of belonging di tengah pandemi seperti ini dengan meringankan biaya-biaya pendidikan, salah satunya ya UKT ini,” imbuh anggota DPR asal Dapil I Jawa Tengah tersebut.

Perlu diketahui, pada Kamis (04/06/20) kemarin, ketua komisi X Syaiful Huda dihadang oleh Aliansi Mahasiswa Purwakarta Bersatu (AMPB) yang meminta adanya dialog antara mahasiswa dan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang relaksasi UKT.

Selain itu, para mahasiswa juga sempat bersuara di twitter dengan maraknya hastag #MendikbudDicariMahasiswa yang isinya tentang aspirasi relaksasi UKT di tengah pandemi Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00