Tinjau Banjir Rob Pangdam IV Himbau Warga Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

KBRN, Pekalongan : Banjir rob akibat tingginya gelombang laut  menyebabkan beberapa tempat di pesisir Kota Pekalongan terendam air dengan ketinggian 30 hingga 50 centimeter. Melihat hal itu Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, meninjau lokasi pengungsian dan dapur umum di wilayah Pekalongan, Kamis (4/6/2020).

Di lokasi pengungsian yang berada di Kelurahan Krapyak Kecamatan Pekalongan Utara Pangdam IV/Dip dan Kapolda Jateng memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir rob.

“Dengan adanya musibah ini kita juga mengalami ada Covid-19, walaupun ada kata-kata new normal dan sebagainya, Pandemi ini belum selesai, untuk itu kami mengharapkan pengertian seluruh masyarakat, termasuk kami-kami ini untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Pangdam.

Sementara untuk pengaturan dan kebijakan lebih lanjut terkait penerapan New Normal nanti akan diatur oleh Wali Kota. Pemerintah sudah mulai menyiapkan rencana untuk memberlakukan peraturan tersebut. 

New normal ini merupakan upaya pemerintah agar masyarakat bisa tetap produktif, namun dengan menerapkan berbagai peraturan baru agar kita aman dari penularan virus Covid-19.

“Kami dari pihak Kepolisian, dari pihak TNI siap membantu untuk pelaksanaan mendisiplinkan masyarakat taat pada protokol kesehatan,” tegasnya.

“Beberapa hari lalu kita memperingati hari lahir Pancasila semangat gotong royong saat inilah harus kita tunjukkan, kita harus saling bahu membahu merasa kita sama-sama bangsa Indonesia, kita merasa sama-sama masyarakat Kota Pekalongan, kalau ada satu yang susah yang lain membantu,” pungkas Pangdam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardana, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananta dan Wali Kota Pekalongan H. M. Saelany Machfudz. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00