Polda Jateng Priksa 18 Saksi, Korban Keraton Agung Sejagat Tertipu Hingga Rp 110 Juta.

KBRN, Semarang: Pasca penetapan 2 tersangka dalam kasus Keraton Agung Sejagat Purworejo 15 Januari 2020, Polda Jawa Tengah kini terus melakukan pemeriksaan saksi.

Kabid humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutrisna menyebut jika semula saksi yang dipriksa berjumlah 15 orang saat ini bertambah menjadi 18 orang.

“Ini ada dua karena sangsi yang disangkakan ada dua, ada saksi yang merasa ditipu atau korban dan saksi yang merasa resah,” tuturnya, Kamis (16/1/2020).

Dari hasil pendalaman terdapat saksi yang mengaku telah menyetor iuran sebesar 110 juta.

“Dari hasil pemberkasan ada saksi yang mengakui telah keluar uang Rp 110 Juta, kalau kemarin kita dapatkan sebatas Rp 30 jutaan, hari ini kita dapatkan ada yang menyatakan telah keluar Rp 110 juta,” ungkapnya.

Tak hanya itu menurut pendalaman para saksi mengaku belum menerima apapun seperti yang dijanjikan tersangka.

“Mereka belum pernah mendapatkan upah seperti yang dijanjikan, dengan dolar dan gaji tinggi,” tandasnya.

Seperti diberitakan RRI sebelumnya, Polda Jateng telah menetapkan 2 tersangka atas kasus munculnya Keraton Agung Sejagad Purworejo. Dua tersangka itu adalah  Totok Susanto  (42) sebagai raja dan  permaisuri Fanni Aminadia (41) yang telah diamankan Direktorat Reserse Kriminal Umum Ditreskrimum Polda Jateng sejak Selasa petang pukul 18.00 WIB

“Tersangka yang perempuan kini segera dibawa ke Lapas Wanita Semarang,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00