Buya Syafii Maarif: Bangsa Indonesia Harus Bahu Membahu Cari Jalan Keluar Atasi Masalah Bangsa

KBRN, Semarang: Di tengah situasi berat  Covid-19, seluruh elemen negara diminta bahu membahu untuk mencari jalan keluar sembari menenangkan publik dan memberi masukan kepada pemerintah.

Hal tersebut dikemukakan seorang ulama, ilmuwan dan pendidik Indonesia, Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif dalam menyikapi masalah yang bermula dari MAHUTAMA dan Kolegium Jurist Institute saat menyelenggarakan webinar nasional dengan tema 'Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19.

Acara itu diikuti sejumlah pembicara, yakni Ketua Dewan Pertimbangan MUI PUsat Din Syamsuddin, Ketum MAHUTAMA Aidul Fitriciada, Direktur Eksekutif KJI Ahmad Redi, dan guru besar FH Unpad Susi Harijanti.

Kemudian, acara juga diikuti mantan Wamenkumham Denny Indrayanan, pengamat politik Refli Harun, pengamat hukum Bivitri Susanti, hingga pakar Pancasila Suteki.

"Kita khawatir cara-cara semacam ini akan menambah beban rakyat yang sedang menderita dan bisa juga menimbulkan gesekan dan polarisasi dalam masyarakat," tambahnya.

Secara terpisah Ketua PW Muhamadiyah Wilayah Jawa Tengah Kyai Tafsir juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah dalam posisi untuk membangun bangsa, membangun negara bersama-sama seluruh komponen bangsa.

"Muhammadiyah tidak mau terjebak dalam kepentingan politik praktis tertentu, oleh karenanya selama adanya diskusi, simposium dan seminar untuk kepentingan membangun bangsa dan perdamaian umat, Muhammadiyah akan selalu mendukung, selama bukan untuk kepentingan politik praktis tertentu," lanjutnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00