Desa Wisata Kandri, Bernuansa Budaya dan Alam,

KBRN, Semarang : Pengembangan potensi desa wisata terus dikembangkan dan didorong oleh pemerintah.

Hal ini dilakukan untuk mengembangkan potensi lokal dalam menarik para wisatawan ke desa wisata, sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga sekitar. 

Salah satu potensi wisata desa di Kota Semarang adalah Desa Wisata Kandri yang berada di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati. 

Staff Umum Kelurahan Kandri Salim mengatakan, desa wisata Kandri memiliki beragam kegiatan wisata alam yang dapat dinikmati wisatawan seperti belajar bertani, outbond, menangkap ikan, membatik, pengenalan sendang dan pengenalan budaya. 

Awal pandemi, desa wisata kandri yang terkenal dengan nuansa alam ini sepi wisatawan yang berkunjung.

Namun seiring berjalannya waktu atau dalam sebulan terakhir tingkat kunjungan wisatawan lokal di desa ini mulai terlihat ataupun bergeliat. 

"Ya saat ini masyarakat sudah mulai ada yang berwisata alam disini seperi kegiatan outbond, bertani dengan menanam padi, memetik jambu, menangkap ikan lele dan kegiatan lainnya. Ada juga yang hanya menikmati suasana alam," ujar Salim kepada RRI, Jumat (14/1/2022).

Meurut dia, Desa Wisata Kandri juga masih terus berupaya menjaga tradisi seni dan budaya tradisional untuk tetap berjalan sebagai salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung. Tradisi di desa tersebut diantaranya Sesaji Rewandha, Nyadran Sendang, Nyadran Kubur dan musik tradisional. Kegiatan ini sebagai bentuk rasa ucapan syukur bagi warga sekitar.

"Konsep tradisi seni budaya tradisional dan juga potensi alam sampai saat ini masih dilestarikan. Konsep kita konsep alam dan budaya. Jadi anak-anak, bapak atau ibu bisa berwisata alam bermain outbond, bertani dengan membajak sawah, menanam padi. Budayanya ada tari-tarian. Ada gamelan juga," pungkasnya.

Untuk menikmati wisata alam di desa wisata Kandri, masyarakat atau wisatawan yang berkunjung bisa memilih paket wisata yang sudah disediakan oleh pengelola di desa wisata tersebut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar