Perekonomian UMKM Mulai Bangkit dan Bergerak

KBRN, Semarang : Seiring mulai melandainya kasus Covid-19 dan pelonggaran kebijakan peraturan dari pemerintah, sektor perekonomian perlahan mulai bangkit setelah pada awal pandemi terdampak. 

Penunjukan grafik positif ini salah satu diantaranya berdampak terhadap perekonomian sektor dunia usaha, seperti pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pedagang. 

Ketua Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu Kota Semarang Rahayu Senjayawati mengatakan, seiring berjalannya waktu pelaku usaha mikro kecil menengah saat ini sudah mulai bangkit kembali dan berdiri tegak untuk melangkah.  

“Hal ini sebagian juga berpengaruh pada pedagang di pasar. Selama dua tahun pandemi, kita harus taat pada peraturan keberadaan Covid-19 tetapi saat ini sudah dilonggarkan. Jadi pelaku UMKM maupun pedagang lebih semangat lagi dengan dilonggarkannya aturan itu, sehingga lebih leluasa dalam memasarkan,” ujar Rahayu saat Siaran Dialog Interaktif bersama RRI di Programa 1 RRI Semarang, Jumat (20/5/2022).

Senja mengaku bersyukur perekonomian masyarakat mulai bangkit dan bergerak kembali. Adapun untuk presentasi pertumbuhan perekonomian bagi pelaku UMKM kini mencapai 90 persen, seiring dilonggarkannya kebijakan peraturan dari pemerintah.

“Bersyukur saat ini presentasinya mencapai 90 persen. Sebagai pelaku umkm, kemarin saat lebaran banyak order pesanan yang masuk, baik melalui online maupun berjualan secara langsung. Pedagang ini juga merasakan dampaknya,” pungkasnya.

Ia tetap optimis dalam waktu dekat pertumbuhan perekonomian akan berada diangka seratus persen. Apalagi, kini pemerintah telah melonggarkan kebijakan peraturan terkait Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar