Kebutuhan Pangan Jawa Tengah Aman Jelang Nataru

KBRN, Semarang : Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Agus Wariyanto mengatakan, kondisi ketahanan pangan menghadapi dampak cuaca ektrem dan memasuki tahun baru 2022 masih aman . Pasalnya,  Jawa Tengah mengalami surplus persediaan beras mencapai 3 juta ton. 

"Menghadapi akhir tahun di tengah musim pancaroba, distribusi juga lancar dan bisa di akses masyarakat," kata Agus kepada rri.co.id, Jumat (3/11/2021).

Sementara, untuk kebutuhan pokok lain seperti daging dan telur juga ikut mengalami surplus. 

"Konsumsi masyarakat selama dampak cuaca ekstrem yang melanda seluruh wilayah Jawa Tengah tetap aman," tambahnya.

Saat ini beberapa daerah sedang memasuki masa panen raya. Namun demikian, persiapan kebutuhan pasca panen telah di lakukan guna antisipasi dampak terburuk. 

Antisipasi dilakukan karena faktor anomali cuaca berpengaruh terhadap hasil di masa panen berikutnya.

"Karena kita berada di wilayah tropis, aspek iklim mulai musim penghujan-kemarau senantiasa melakukan antisipasi. Musim penghujan jangan sampai terjadi kerawanan dan kerentanan pangan disebabkan potensi bencana di beberapa daerah," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah Sri Marnyuni memahami kondisi menjelang natal dan tahun baru harga berbagai jenis kebutuhan pokok mengalami fluktuasi. 

"Menjadi sebuah tradisi menjelang hari raya harganya turun dulu, terus biasanya mendekati hari raya harga ikut naik," bebernya.

Menurutnya, untuk tahapan distribusi meski terdampak PPKM level 3  masih aman. Kenaikan harga beberapa komoditas, supaya tidak dimanfaatkan sebagai keuntungan bagi distributor. 

"Harga beberapa jenis kebutuhan pokok sudah turun, harapannya permainan harga di tingkat distributor dapat di minimalisir," jelasnya.

Ia menambahkan, harga sejumlah komoditas sayuran yang anjlok lantaran melimpahnya pasokan dari tingkat petani bisa terjadi hingga stok di pasaran normal. 

"Karena kondisi belum normal 100 persen, kuliner belum beroperasi penuh. Ditambah, masa panen raya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar