Masjid Jami Al Qodar Semarang Peduli Covid 19

pengurus_masjid_jami_alqodar_semarang.jpeg
Masjid Jami Al Qodar Semarang Peduli Covid 19
Masjid Jami Al Qodar Semarang Peduli Covid 19
Masjid Jami Al Qodar Semarang Peduli Covid 19

Deskripsi Gallery

KBRN, Semarang : Ditengah pandemi Covid 19 ini, Masjid  Jami Al Qodar Kota Semarang menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hal ini terlihat  saat para jamaah Masjid yang berada di Jalan Bukit Bugenvile Raya  Kelurahan Senadang Mulyo  Kecamatan Tembalang hendak melaksanakan sholat berjamaah. Sebelumnya mereka diarahkan mencuci tangan dengan hand sanitizer yang disiapkan di setiap pintu masuk,  suhu badan pun  dicek terlebih dahulu oleh petugas internal  masjid.

 "Para jamaah diarahkan untuk mencuci tangan memakai sabun yang telah disediakan. Mereka harus membawa sajadah masing masing dan memakai masker sesuai imbauan pemerintah," ucap Sekretaris Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Jami Al Qodar Akhmad Khusnul Huda kepada RRI,   Kamis    (29/10/20).

 Di dalam masjid, satu jamaah dengan jamaah lainnya diberi jarak sekitar satu meter  karena ada pengaturan jarak.

Ada pun kepatuhan  dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, Cuci tangan  hingga   jaga jarak fisik  sangat tinggi,  ungkap Akhmad Khusnul Huda

Menurut  Khusnul Huda, penerapan protokol kesehatan semakin di perketat saat melaksanakan Sholat Jumat dengan menempatkan sejumlah petugas pengawas internal masjid karena melibatkan ratusan jamaah yang notabone sebagian besar warga di luar kompleks Masjid.

“Jadi saat Sholat Jumat  menjadi perhatian pengurus , mulai menyiapkan tratak di luar masjid karena jaga jarak, hingga menempatkan pengawas internal  untuk mendisiplinkan jamaah menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Menyinggung kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah, Khusnul Huda menyakinkan tetap dilaksanakan  namun secara sederhana tentunya dengan membatasi jumlah jamaah dan memperketat protokol kesehatan.

Masjid Jami Al Qodar yang di bangun  pada tahun 1998 oleh Yayasan Muslim Pancasila itu,  secara rutin melakukan bersih - bersih sebelum di gunakan untuk sholat maupun kegiatan lainnya agar jemaah  merasa nyaman dan aman dalam beribah .

Akhmad Khusnul Huda yang  juga  Ketua Bidang Ekonomi Keumatan Yayasan Al Qodar ini mengungkapkan, sebagai bentuk kepedulian covid 19,   Masjid Jami Al Qodar juga melakukan bakti sosial berupa  paket sembako senilai Rp. 150.000,-  untuk jamaah dan warga sekitar  terdampak covid 19 dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK)

“Atas arahan dari Dewan Syariah, Dewan Masjid dan Takmir masjid Jami Al Qodar, kita sudah mendistribusikan bantuan sosial empat tahap penyaluran ke enam wilayah Rukun Warga (RW) yang ada di Perumnas Sendang Mulyo yang terdampak covid 19.’ tandas Khusnul Huda

Ia menyebut . kegiatan bakti sosial ini juga menyasar bagi anak yatim , janda ,lansia dan kaum dhuafa  berupa santunan sebesar Rp. 350.000,- dengan melibatkan Ketua RW dan Ketua RT agat tepat sasaran.

Menurut Akhmad Khusnul Huda, dana dari unit penyumpul zakat yang di perluas untuk kegiatan bakti sosial kepada warga terdampak covid merupakan wujud implementasi progam jogo tonggo yang di gaungkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Jadi masjid Jami Al Qodar tidak hanya menerapkan protokol  kesehatan saja, tapi kepedulian terhadap warga terdampak covid juga menjadi perhatian Pengurus Masjid danYayasan ,” pungkasnya

Ponijo Jamah Masjid Jami Al Qodar mengakui dirinya merasa nyaman saat melaksankan sholat berjamaah , karena selain kondisi masjid yang bersih juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sehingga tidak takut terpapar covid 19. Bahkan jamaah maupun warga sekitar yang terdampak covi19  mendapatkan bantuan sembako dari Pengrus Masjid.

“Sangat bagus ya jamaahnya juga disiplin, bahkan jika ada yang lupa membawa masker pihak masjid menyediakan untuk di pakai. Selain itu  pihak masjid juga memberikan sembako kepada jemaah maupun warga terdampak secara ekonomi   ,”  jelas Ponijo

Di temui di rumahnya Ketua RW 15 Kelurahan Sendang Mulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang Mulyandono, mengapresiasi Pengurus Jami Al Qodar Semarang yang  Peduli Covid 19, sehingga tidak menimbulkan klaster baru. Selain itu dengan memperluas penyaluran zakat, infaq dan sodaqoh terdampak covid 19 sangat  membantu warganya di tengah keterpurukan ekonomi.

“Kalo warga RW 15 sangat terbantu , ya setidaknya ada puluhan yang mendapatkan bantuan sembako karena memang mereka terdampak covid 19, ada yang di rumahkan, PHK  hingga penghasilan berkurang,” ungkap Mulyandono.

Hal senada juga disampiakan Sutinah waga RT 07 RW 15 Sendang Mulyo yang sehari hari berjualan ronde. Menurutnya, bantuan  sembako dari Pengurus Masjid Jami Al Qodar meringankan sedikit beban selama pandemic covid 19.

“Ya disyukuri aja, karena kan disamping kita tetap beribadah secara berjemaah dengan protokol kesehatan , ternyata juga mendapat bantuan sembako lumayan buat kebutuhan sehari – hari. Saya berterima kasih ada kepedulian yang besar dari pengurus masjid,” tandas Sutinah.

Gallery Info

  •   Dibuat oleh : Sudarsono
  •   Tanggal : 29 Okt 2020

Share this

FOTO LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00