Begini Kronologi Ibu Ajak Dua Anaknya Bunuh Diri

KBRN, Grobogan : Peristiwa ibu yang diduga tega meracuni 2 anaknya dengan obat pestisida yang dicampur dalam makanan di Dusun Kleco, Desa Mangunrejo, Pulokulon, Grobogan menghebohkan masyarakat. Bagaimana tidak, seorang ibu yang seharusnya memberi kasih sayang dan manjaga anak, malah mengajak bunuh diri.

Di mana sekitar pukul 05.00 WIB, suami korban, Sukarjo pamit kepada istrinya hendak bekerja ke Dempet, Demak. Suami korban diketahui bekerja sebagai penebas padi. Seperti biasanya, korban L setiap pagi menyiapkan sarapan untuk dua buah hatinya, yakni T (10) dan A (5).

"Sekitar pukul 9.00 WIB ada seseorang warga mendengar anak korban menangis. Warga tersebut langsung datang ke rumah korban. Melihat korban bersama kedua anaknya tergeletak di kasur dalam kamar. Posisi ibunya tengkurap, anaknya masih sadar dengan mulut berbusa," jelas Kapolsek Panunggalan, AKP I Ketut Sudhiarta.

Melihat kejadian tersebut, langsung diberitahukan kepada warga yang lain. Ketiganya langsung dibawa ke Puskesmas Pulokulon 1. Sebelumnya, diduga memakan sarapan yang dicampur pertisida bersama kedua anaknya.  Seorang ibu rumah tangga di Dusun Kleco, Desa Mangunrejo, Pulokulon, Grobogan ditemukan tewas di dalam kamarnya, Jumat (27/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Dua anaknya dalam kondisi kritis tergeletak di samping jenazah ibunya.

Kapolsek menjelaskan, setelah mendapatkan laporan warga, petugas dari Polsek Panunggalan bersama tim inafis Polres Grobogan langsung ke lokasi kejadian. 

"Berdasarkan olah TKP, didapatkan obat pertanian yang diduga dicampur dengan makanan yang digunakan untuk sarapan," ujarnya. 

Pihaknya masih akan terus mendalami latar belakang korban nekat melakukan bunuh diri serta akan meminta keterangan saksi-saksi. 

"Satu korban meninggal dunia, yakni ibunya. Sedangkan dua anaknya dirujuk ke RSUD Purwodadi setelah sebelumnya dibawa ke Puskesmas oleh warga. Saat kejadian, suami korban dalam perjalanan bekerja ke Dempet, Demak, " jelas Kapolsek Panunggalan, AKP I Ketut Sudhiarta. 

                                          

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar